BERPIKIR, BERSIKAP, BERTINDAK TERBAIK BAGI NEGARA DAN BANGSA

Komandan Pusdikzi

Kolonel Czi Widagdo Hendro S


Jalan Jenderal Sudirman No.35 Bogor Jawa Barat
<

TURNAMEN SEPAKBOLA

PUSDIKZI CUP

PAMOPS Sepak bola adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim pemain bola yang masing-masing timnya adalah sebelas orang. Sepak bola merupakan salah satu olah raga yang paling banyak diminati oleh orang-orang didunia, baik itu anak-anak, remaja, orang tua, laki-laki maupun perempuan dan itupun termasuk di indonesia. Disetiap daerah banyak sekolah-sekolah bola maupun club-club bola. Di bogorpun demikian bahkan di setiap instansi baik itu instansi pemerintah maupun swasta, seperti instansi TNI, PDAM, kantor pos perusahaan - perusahaan, sekolah-sekolah menengah maupun atas dan banyak lagi. Berkenaan dengan itu,dalam memperingati HUT Pusat Pendidikan Zeni TNI AD yang ke 58 yang tepatnya tanggal 15 April 2012, omandan Pusat Pendidikan Zeni Kolonel Czi Widagdo Hendro S.menyelenggarakan Turnamen Sepak Bola Pusdikzi Cup yang akan dilaksanakan dan dibuka pada tanggal 1 pebruari 2012 di lapangan Wira Yudha Pusdikzi Bogor. Turnamen ini diselenggarakan merupakan salah satu upaya Danpusdikzi dalam pembinaan sepak bola di Bogor khususnya dan Indonesia pada umumnya. Pertandingan tersebut akan dilaksanakan setiap hari rabu dan sabtu dimana pertandingan pertama mulai jam 14.30 s/d 15.50 dan pertandingan kedua pada jam 16.00 s/d 17.20. Turnamen Sepak bola yang diselenggarakan oleh Pusdikzi ini sedikit berbeda dengan turnamen-turnamen sepak bola pada umumnya dikarenakan peserta yang boleh ikut dalam turnamen ini harus berusia 40 tahun keatas. Sistem pertandingan yang digunakan adalah sistem pertandingan setengah kompetisi (8 Besar sistem gugur). Adapun lama pertandingan untuk babak penyisihan 2 X 35 menit dan istirahat 5 s/d 10 menit, sedangkan semi final dan final 2 X 40 menit. Peserta pertandingan dalam turnamen Sepak Bola Pusdikzi Cup ini diikuti oleh Instansi TNI, Polri, Pemda, Bank-Bank dan perusahaan-perusahaan yang ada di kota / Kabupaten Bogor dan sekitarnya. Adapun peserta yang sudah mendaftarkan diri sebanyak 16 Tim diantaranya PS.PDAM, PS Allstar Porkar, PS Indosement, PS POP, PS Ramani, PS Pemkab Bogor, PS Teratai, PS Pusdikzi, PS Allstar Jabodetabek, PS Persikabo, PS Gunja, PS Kantor Pos, PS Evergreen, PS Korem 061/SK, PS ATS (Semplak) dan PS Guru SMA 1 Bogor.

TEMU KANGEN KELUARGA BESAR EX-YONTAR AKDEMI ZENI AD KE KOMANDO OPERASI 17 AGUSTUS DI PADANG TAHUN 1959/1960

PAMOPS Pada tanggal 23 Desember 2011, Pusat Pendidikan Zeni TNI AD Kodiklat TNI AD menerima surat permohonan ijin penggunaan Aula Jendral Djatikusumo Pusdikzi Kodiklat TNI AD dari Paguyuban Panorama 50,60,61 untuk tanggal 7 Januari 2012.Tujuan mereka menggunakan Aula Jendral Djatikusumo Pusdikzi Kodiklat TNI AD adalah diadakannya temu kangen keluarga besar ex-yontar Opsmil Padang 1959-1961. Komandan Pusat pendidikan Zeni Kodiklat TNI AD Kolonel Czi Widagdo Hendro S. Memerintahkan stafnya guna membentuk panitia bayangan / pendukung acara tersebut guna mengsukseskan lancarnya kegiatan dikarenakan panitia yang sebenarnya semuanya dari paguyuban panorama 59,60,61. Komandan Pusdikzi TNI AD menunjuk Mayor Czi Dindin Kamaludin sebagai Ketua Panitia dan Mayor Czi Chotman Jumei Arisandy sebagai wakil ketua panitia. Acara Temu Kangen Keluarga Besar Ex-Yontar Akademi Zeni-AD ke Komando Operasi 17 Agustus di Padang tahun 1959/1960 dihadiri kurang lebih 80 orang dan salah satu tamu yang hadir adalah mantan wakil presiden RI bapak Tri Sutrisno. Sekitar pukul 09.45 WIB Bapak Tri Sutrisno tiba di Mako Pusdikzi Kodiklat TNI AD dan disambut oleh Komandan Pusat Pendidikan Zeni TNI AD Kolonel Czi Widagdo Hendro S langsung menuju ruang transit VIP. di ruang transit, bapak Tri Sutrisno menonton cuplikan mengenai Pusdikzi Kodiklat TNI AD kemudian jam 10.00 WIB Bapak Tri Sutrisno menuju Ke Aula Jendral Djatikusumo Pusdikzi Kodiklat TNI AD. Disana disambut oleh demonstrasi Drumband Pusdikzi Kodiklat TNI AD yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan. Acara inti dimulai setelah Demonstrasi Drumband Pusdikzi Kodiklat TNI AD selesai. Acara berjalan dengan hikmat dan lancar sesuai dengan susunan acara yang telah buat oleh panitia.

RAHMANI WIYATA KSATRIA BHAKTI CUP

Mayor Czi Muji Santoso selaku ketua Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti Football Club (RFC) sedang memberikan kata sambutan mewakili Danpusdikzi Kodiklat TNI AD Sepak bola merupakan salah satu olah raga yang paling banyak diminati oleh masyarakat dunia termasuk di indonesia. Prestasi persepakbolaan di indonesia pada umumnya dan pada khusus di bogor belum mencapai titik prestasi yang diinginkan oleh masyarakat luas. Pusat Pendidikan Zeni Kodiklat TNI AD yang dipimpin oleh Kolonel Czi Widagdo Hendro S di tengah-tengah kesibukannya, Danpusikzi Kodiklat TNI AD sangat intensif melaksanakan pembinaan persepakbolaan baik interen personel Pusdikzi beserta keluarganya maupun masyarakat Bogor dan sekitarnya. Ini dibuktikannya dengan diadakannya pertandingan bola usia 11 tahun (U-11) dan usia 13 tahun (U-13) atau lebih dikenal dengan : Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti Cup , pertandingan tersebut dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada hari sabtu dan minggu tepatnya tanggal 21 sampai dengan 22 Januari 2011 di lapangan Fajar Taruna Asrama Pusdikzi Lawanggintung Bogor Selatan. Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti Cup ecara resmi dibuka oleh Mayor Czi Muji Santoso selaku ketua Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti Football Club ( RFC ) yang mewakili Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kodiklat TNI AD Kolonel Czi Widagdo Hendro S. Didalam sambutannya yang disampaikan oleh Mayor Czi Muji Santoso, Danpusdikzi menyatakan bahwa : pertandingan ini merupakan ajang silaturahmi dan momentum yang baik guna mengetahui sejauh mana peningkatan latihan para peserta sekalian selama ini dilakukan dan kalian semua yang hadir dilapangan ini merupakan generasi-generasi tunas bangsa didunia persepakbolaan Indonesia, untuk itu jaga sportifitas antar pemain, wasit dan jaga keamanaan perorangan saat pertandingan serta hindari tindakan-tindakan yang tidak terpuji saat bertanding.
Dalam pertandingan tersebut, tidak hanya club persepakbolaan yang ada dibogor saja yang bertanding, club-club luar Bogorpun ikut andil dalam pertandingan tersebut, seperti Club asal Depok dan Jakarta. Dalam pertandingan tersebut diikuti 40 club dimana 20 club U-11 dan 20 Club U-13 dan sistem yang digunakan sistem setengah kompetisi dan sistem gugur. Acara tersebut dihadiri ribuan orang, baik penonton maupun dari keluarga para peserta pertandingan dan berkat kepiawaian seluruh panitia, pertandingan tersebut berjalan dengan aman dan lancar.
Penyerahan Piala Juara I U 13 SSB SSJ Baycole oleh Bapak Welly Marly Pelatih Kepala Rahmani FC Semangat para peserta pertandingan sangat luar biasa, ini terbukti walaupun pada saat pelaksanan pertandingan hujan dan cuaca kurang mendukung, hal itu tidak sedikitpun menyurutkan semangat para peserta pertandingan untuk memenangkan laga tersebut. Adapun hasil dari pertandingan tersebut pada U-11 juara pertama diraih oleh Tunas Cileungsi Club, Juara Ke-II dari Citeurup Raya Club dan juara ke-III diraih oleh Kabomania Cibinong Club serta peringkat Ke-IV diraih oleh Indonesia Muda Bendungan Club, sedangkan pada U-13, juara pertama diraih oleh SSJ Baycole Club, Juara Ke-II diraih oleh BSA Club dan Juara Ke-III diraih oleh Bina Rangga Taruna, serta peringkat Ke-IV diraih oleh Persigawa Cigombong Club.
Pada saat panitia mengumumkan pemenang Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti Cup di akhir pertandingan, terlihat dari ekspresi wajah para pemain sangat puas dan berbagai macam gaya mereka mengekspresikan kemenangannya tersebut, ada yang sujud syukur, teriak-teriak sambil mengangkat piala yang mereka raih dan masih banyak lagi ekspresi mereka. Ketua Rahmani Wiyata Ksatria Cup Mayor Muji Santoso mewakili Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kolonel Czi Widagdo Hendro S, selaku pelindung RFC dalam sambutannya menyatakan :Anak-anakku sekalian, perjalanan kalian masih panjang, terus dan terus berlatih dan selalu semangat.

PUSDIKZI KODIKLAT TNI AD JUARA I LOMBA KEBERSIHAN DAN 10 KOMPONEN PENDIDIKAN

PAMOPS Pusdikzi Kodiklat TNI AD dinobatkan sebagai Juara Lomba yang paling bergengsi bagi suatu Lembaga Pendidikan yaitu Juara I Lomba 10 Komponen Pendidikan dan Lomba Kebersihan,berita dari Bandung yang disampaikan sendiri oleh Komandan Pusdikzi Kolonel Czi Widagdo HS disertai ucapan terima kasih kepada seluruh warga Pusdikzi ini merupakan suatu kebanggaan sekaligus juga tantangan bagi kita untuk selalu memberikan yang terbaik bagi Negara dan Bangsa.Pada kesempatan tersebut Komandan Pusat Pendidikan Zeni juga memperlihatkan Piala bergilir Juara Lomba Komponen Pendidikan dan Piala Tetap hasil perjuangan seluruh anggota. kegiatan pada jam komandan tersebut dilaksanakan pada Hari Jumat tanggal 17 Pebruari 2012 setelah pelaksanaan Upacara Bendera dimana Komandan PusatPendidikan Zeni selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI, yang dilanjutkan dengan latihan rutin Defile di depan Mako Pusdikzi
P E R T A H A N K A N ! ! !

KODIKLAT TNI AD MENYELENGGARAKAN PEMBEKALAN GUMIL TERPUSAT DAN FINAL LOMBA GUMIL DI PUSDIKZI BOGOR

PAMOPS (Bogor)Kodiklat TNI AD menyelenggarakan pembekalan Gumil terpusat Jajaran Kodiklat TNI AD, Secapa, Akmil dan Seskoad dan sekaligus pelaksanaan kegiatan Final Lomba Guru militer pada hari Rabu tanggal 1 Pebruari 2012 tepat pukul 08.00 bertempat di Aula Sudirman Pusdikzi Kodiklat TNI AD Jalan Sudirman No.35 Bogor, Jawa Barat dalam rangka menyatukan visi dan misi para Guru Militer dalam memajukan TNI AD melalui Lembaga Pendidikan.Kegiatan tersebut diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Komandan Kodiklat TNI AD , Letnan Jendral TNI Gatot Nurmantyo selaku inspektur upacara yang juga dihadiri para pejabat pejabat tinggi Angkatan Darat diantaranya Komandan Seskoad, para Komandan Pusat Kesenjataan dan para direktur pembina kecanbangan, Wadanjen Kopassus dan para direktur jajaran Kodiklat yang juga berlaku sebagai peserta pembekalan.
Pengarahan Di Berikan Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jendral TNI Gatot Nurmantyo
	
	
	
	Apel pembekalan gumil jajaran  Lemdik  Puscabfung   TNI AD
secara terpusat TA 2012 ini berlangsung   selama tiga hari  dengan
materi keguruan, dan motivasi dipadukan   dengan  lomba  persiapan
mengajar   dilanjutkan    praktek    mengajar  di   kelas   dengan
memanfaatkan fasilitas   E Learning dan  E  library   yang   telah
tergelar di  jajaran Kodiklat TNI AD.
	Disela-sela kegiatan juga dilaksanakan   kegiatan   keluar
yaitu kunjungan ke tempat pengolahan sampah  Pusdikdikzi di asrama
lawang gintung bogor dan kegiatan    gerak   jalan   santai   yang
dilaksanakan pada hari jumat tanggal 3 Pebruari 2012 mulai   pukul
05.30 dengan rute Pusdikzi menuju ke kebun Raya Bogor  dan kembali
ke pusdikzi untuk persiapan menerima pengarahan Kasad dan  upacara
penutupan.
	Kepala Staf  TNI AD  Jenderal   TNI Pramono   Edi   Wibowo
memberikan pegarahan dan   sekaligus  menutup   pembekalan   Gumil
jajaran Lemdik Puscabfung TNI AD secara terpusat   TA 2012    yang
dilaksanakan oleh Kodiklat TNI AD  pada hari Jumat 3 Pebruari 2012
bertempat   Mako Pusdikzi Kodiklat TNI AD Bogor. Hadir mendampingi
Kasad  Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot  Nurmantyo,  Para
Asisten Kasad,para Dikrektur,Sekretaris  jajaran  Kodiklat  TNI AD.
	Dalam pengarahannya  Kasad   menyampaikan  bahwa    TNI AD
bertekad untuk berbuat semakin baik di masa yang akan datang,untuk
itu kita semua harus berupaya mewujudkannya dengan  berbuat   yang
terbaik,berani tulus dan  ikhlas.  Untuk  itu  ke  depan   seiring
dengan    tuntutan   profesionalism   itu   sendiri   TNI AD  akan
melengkapi Alutsistanya sesuai dengan dukungan anggaran yang  kita
terima.
Pengarahan Di Berikan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Pramono Edi Wibowo
Menyinggung profesi Gumil sebagai profesi yang mulia tetapi kurang diminati prajurit, Kasad berpesan agar para Gumil yang melaksanakan dan menerima pembekalan supaya menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya sebelum ia melaksanakan tugasnya mengajar di kelas. Teruslah belajar dan menimba ilmu agar kita tidak ketinggalan mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.Sesungguhnya prajurit TNI AD tidak kalah kualitasnya dengan prajurit dari negara manapun di dunia ini, ini terbukti dalam setiap kunjungan Kasad ke luar negeri Kasad seringkali mendapat pujian atas prestasi perwira TNI AD yang sedang belajar di negara yang sedang dikunjungi oleh Kasad. Ini artinya kita tidak kalah dengan tentara negara lain. Pada upacara penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada lima orang pemenang lomba Gumil terbaik berupa hadiah piagam dan sejumlah uang,masing masing sebesar 25 jt rupiah kepada juara pertama yang di raih oleh Mayor Inf Agus dari Pusdikif, Hadiah sebesar 15 jt rupiah diberikan kepada juara dua yaitu kepada Mayor Caj Nuraini Sikki dari Pusdikkowad, dan 10 jt rupiah kepada juara tiga yang diterima oleh mayor Ckm Abdijon dari Pusdikkes , sementara juara empat dan lima masing masing menerima 7,5jt dan 7 jt rupiah. Sementara itu Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa kegiatan apel ini akan menjadi agenda rutin tahunan Kodiklat TNI AD dan dilaksanakan setiap awal tahun, dengan sasaran untuk dapat melihat kapasitas dan kapabilitas Gumil jajaran Kodiklat TNI AD selanjutnya diadakan up grade, bahkan mungkin dialihkan ke tugas yang lain jika ditemukan seorang gumil sudah tidak kompoten di bidangnya karena berbagai alasan. Dengan pembekalan ini Komandan Kodiklat TNI AD berharap kualitas Gumil akan semakin baik dari waktu ke waktu.

Upacara Penutupan Pendidikan Tasis Dikmata TNI AD Gel I Thp II Cabzi TA. 2011

PAMOPS Upacara Penutupan Pendidikan Tamtama Siswa Dikmata TNI AD Gel I Thp II Kecabangan Zeni TA. 2011 yang dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2011 dilapangan Wira Yudha Pusdikzi Kodiklat TNI AD dengan Inspektur Upacara Komandan Pusdikzi Kodiklat TNI AD. Untuk memupuk dan memelihara rasakebanggaan terhadap Satuan dan Korp (Zeni) serta jiwa korsa antar Tamtama Siswa,pada saat Penutupan Pendidikan Tasis Dikmata TNI AD Gel I Thp II Cabzi TA. 2011, mengadakan acara demonstrasi yang dilaksanakan oleh par mantan Tamtama Siswa Dikmata.Demonstrasi yang diikuti oleh seluruh mantan Tamtama Siswa sebanyak 179 orang meliputi: Beladiri Militer. Kolone Senapan, Perebutan Benteng,Tarian Toka Tobi(dari Papua), Penjinakan Bahan Peledak dan Tarian Reog(Ponorogo Jawa Timur). Waktu yang relatif singkat dan kegiatan yang cukup padat para Tamtama Siswa harus mampu menunjukan kemampuanya untuk mengisi acara tambahan yang digelar setelah Penutupan Pendidikan.Dalam amanat Dankodiklat TNI AD yang dibacakan oleh Komandan Pusdikzi Kodiklat TNI AD selaku Inspektur Upacara. Sadarilah bahwa kalian adalah Prajurit yang berasal dari berbagai suku, agama, budaya dan daerah, namun kalia telah memiliki identitas dan jatidiri sebagai Prajurit Rakyat, Prajurit Pejuang, Prajurit Profesional yang memiliki semangat yang militan.
Pemeriksaan pasukan oleh Inspektur Upacara
Kolone Senapan oleh Tasis Dikmata
Melaksanakan Reog (Jawa Timur)
Mantan Tasis Dikmata melaksanakan Demonstrasi penjinakkan Bahan Peledak
Meledaknya Bus yang diancam Bom dalam Demonstrasi Penjinakkan Bahan Peledak
Mantan Tasis Dikmata Melaksanakan Demonstrasi Toka Tobi (Dari Papua)
Lakukan Yang Terbaik dan Tetap Semangat ! ! !
Markas Besar Angkatan Darat Dinas Sejarah BALAVIDYA
Edisi 10/2011 TELADAN G.P.H. DJATIKUSUMO
( JANGAN MEMIMPIN KALAU TIDAK TAHU SEJARAH ) (JENDERAL TNI KEHORMATAN G.P.H. DJATIKUSUMO)
PAMOPS THE BOY GENERAL THE BOY GENERAL...inilah sebutan media asing kepada jenderal TNI kehormatan G.P.H.Djatikusumo. Orang pertama yang menjabat pucuk pimpinan TNI AD, berpawakan kecil dengan bentuk wajahnya baby face yang lembut dalam bertutur bahasa, namun tegas dalam bersikap dan bertindak.G.P.H.Djatikusumo lahir disurakartan pada 1 juli 1917 putra kedua dari lima bersaudara dari pasangan sinuwun paku buwono X( PB X ) dengan ibu R.A.kironorukasi.Sejak kecil diasuh oleh kedua orang tuanya dalam lingkungan keraton surakarta. Menempuh pendidikan umum mulai dari europesches lagereschool (ELS) di solo(1924-1931) melanjutkan ke hogere burger school (HBS) di bandung (1931-1936) kemudian melanjutkan ke technische hage school(THS) di delft, (1936-1939), baru menginjak tingkat III pecah perang dunia II, akhirnya pindah ke THS bandung sekarang ITB (1939-1941) namun belum sempat meraih gelar keserjanaan karena merambahnya perang dunia ke II ke indonesia, sehingga menuntut yang bersangkutan terjun ke dunia militer. Beliau mengakhiri masa lajangnya dengan menyunting seorang gadis raden ayu suharsi widyanti, putri bangsawan keraton mangkunegara solo pada 1 juni 1947, dikaruniai tiga orang putri. Anak Raja menjadi Tentara! Pada masa itu memang aneh jika ada dari kalangan bangsawan atau pangeran putra raja yang berminat untuk menjadi prajurit militer. Biasanya hanya dari kalangan masyarakat biasa saja yang tertarik untuk masuk dinas militer.Namun fenomena itu tidak berlaku untuk seorang putra bangsawan keraton surakarta G.P.H.Djatikusumo G.P.H.Djatikusumo mengawali dunia keprajuritan sejak masa kolonial belanda dengan memasuki milisi corps opleiding reserve officieren( CORO ) yaitu sekolah perwira cadangan dibandung yang dibentuk Belanda untuk menghadapi perang melawan Jepang. setelah jepang menang atas belanda, Jepang memanggil pemuda indonesia untuk mengikuti pendidikan militer sesuai UU Osama Sirei No.44 tahun 1943 yang disebut PETA di Bogor, dimana salah satu siswanya G.P.H.Djatikusumo( Angkatan I-1943-1944 ). Selesai mengikuti pendidikan PETA, Jabatan yang dipegang olehnya adlah Danki I Yon I PETA Surakarta ( Maret 1944- Agustus 1945 ). Beliau sempat mengikuti kursus kendo disurabaya, kursus perwira staf di Jakarta ( 1950 ) dan kursus atase militer di Jakarta ( 1951 ).Pada permulaan pembentukan BKR, G.P.H.Djatikusumo menjabat sebagai komandan BKR di Solo dengan pangkat Mayor. Selanjutnya BKR berubah menjadi TKR beliaum menjabat sebagai Danyon I TKR( Tentara Keamanan Rakyat )bertempat tinggal di Benteng Vesternburgh Surakarta. Kemudian beliau memimpin Divisi IV dan membentuk 3 Resimen, Masing-masing memiliki 4 Batalyon yang wilayahnya meliputi daerah pekalongan,Semarang dan Pati(November 1945-Juni 1946).Selanjutnya menjabat sebagai panglima Divisi V/Ronggolawe Jawa Timur, meliputi Pati, Madiun dan Bojonegoro ( Juni 1946-Pebruari 1948 ).Di tahun 1948 G.P.H.Djatikusumo diberi kepercayaan menjabat sebagai KSAD ( yang pertama )dan merangkap sebagai Gubernur AKMIL dengan pangkat Kolonel( 1948-1949 ). Pada Agustus 1950-Maret 1952 dipercaya menjabat sebagai kepala Biro perancang Operasi Militer Kementrian Pertahanan diJakarta dan Kepala Biro Pendidikan Pusat Kementrian Pertahanan di Jakarta kemudian pada bulan April 1952-1955 menjabat komandan SSKAD ( sekarang seskoad ) di Bandung. Dan terhitung mulai bulan April 1955-Agustus 1958 sebagai Direktur Zeni Angkatan Darat di Jakarta dengan pangkat Brigadir Jenderal. Ini berarti bahwa jabatan beliau menurun dari KSAD menjadi kepala Biro,dan SSKAD,DIRZIAD. Walaupun kemudian beliau tidak pernah mengeluh. Pengalamanya semakin lengkap, dengan dipercaya menjabat di Bidang Pemerintahan G.P.H.Djatikusumo pada tahun 1958 menjadi Konsul Jenderal RI di Singapura, tahun 1959 menjadi Menteri Perhubungan Darat,Postel dan pariwasata dengan pangkat Mayor Jenderal.Pada tahun 1963 beliau diangkat menjadi Dubes RI untuk diMalaysia. Tahun 1965 menjadi Dubes RI di Maroko. Tahun 1967 menjadi Dubes RI di Perancis,dan tahun 1959 Pati dapat SUAD. Tahun 1973 memasuki masa purna tugas dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal TNI dan dianugerahi pangkat Jenderal TNI kehormatan TMT 01-11-1997. Puncaknya Gusti Pangeran Haryo Djatikusumo adalah dikukuhkan/diabadikan menjadi Pahlawan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Republik Indonesia Nomor 073/TK/ tahun 2002, tanggal 6 November 2002. Jalan Berliku . Banyak liku-liku perjalanan hidup kemiliteran yang dialami G.P.H.Djatikusumo,antara lain: Pada Oktober 1945 ketika pasukan Jepang menyerang sektor Semarang Selatan, Mayor G.P.H.Djatikusumo sedang perjalan ke Solo untuk mengambil meriam. Akan tetapi sesampainya di Solo beliau mendapat Telegram dari oerip Sumohardjo yang memerintahkan agar segera ke Jakarta untuk membantu tugas oerip diMarkas Komando Jakarta. Pada saat di Cikampek mendapat kabar bahwa Markas di Jakarta telah pindah di Bandung, kemudian beliau memutuskan untuk kembali ke Solo dengan tujuan agar berada ditengah-tengah anak buahnya.Namun setelah tiba diSolo jabatan beliau sudah digantikan oleh Pangeran Purbonegoro. Pada November 1945-juni 1946 beliau menjabat Panglima Divisi IV TKR bermarkas diSalatiga dengan pangkat Jenderal Mayor,selanjutnya pada Juni 1946-pebruari 1948 menjabat panglima Divisi V Ronggolawe TNI bermarkas di Mantingan Blora kemudian pindah ke Cepu dengan pangkat Kolonel, akibat kebijaksanaan RERA (Reorganisasi dan Resiolisasi), jabatan yang beliau emban sama, tetapi pangkatnya turun dari Jenderal Mayor ke Kolonel. Terhitung Pebruari 1948 beliau menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat( KSAD ) dalam Kementrian bermarkas di Jogjakarta, pada November 1948 merangkap sebagai Gubernur Akmil dan pada tahun 1949 jabatan Kasad diserahterimakan kepada Kolonel A.H Nasution .Pada April 1952-Maret 1955 beliau menerima tugas jabatan Komandan SSKAD di Bandung sekarang dikenal Seskoad dari Letkol inf A.J Mokoginta. Kemudian terhitung mulai april 1955 Agustus 1958 sebagai Direktur Zeni Angkatan Darat. Makna hidup seorang prajurit Djatikusumo Salah satu fenomena yang menggelisahkan di kalangan saat ini adalah muncul kecenderungan melemahnya loyalitas terhadap keputusan-keputusan Pimpinan dan Komandan misalnya ungkapan tidak puas atas keputusan pimpinannya, bergesernya orientasi dari melaksanakan tugas menjadi mencari posisi sesuai selera,kecenderungan lebih banyak menuntut hak dari pada memenuhi kewajiban. Hasil dari semua itu adalah hilangnya kerelaan dan lebih banyak menerima/meminta.Sebagai prajurit tentu tidak menghendaki kecenderungan ini terus berlanjut. Dalam konteks ke depan, ada baiknya menengok kembali pengalaman-pengalaman seperti yang ditampakkan oleh G.P.H. Djatikusumo. Bagaimana liku - liku perjalanan hidup kemiliteran yang dialami G.P.H. Djatikusumo sebagai seorang Bangsawan dengan segala kehormatannya rela ditinggalkan menjadi prajurit sejati. Dalam sejarah tercatat bagaimana beliau diturunkan pangkatnya menjadi Jenderal Mayor menjadi Kolonel padahal saat itu beliau menjabat Kasad orang pertama di Angkatan Darat. Belum lagi beliau harus bersedia tunduk dan taat kepada pimpinan yang dahulu mantan anak buahnya. Bahkan dengan tulus ikhlas menerima sebagai jabatan di instansi yang lebih rendah di lingkungan Angkatan Darat, seperti menjadi Komandan SSKAD(Seskoad-sekarang). Direktur Zeni dan masih banyak lagi. Banyak nilai-nilai yang dapat dipetik dari liku-liku perjalanan karier G.P.H. Djatikusumo, antara lain : 1.Sebagai prajurit beliau tidak hanya loyal namun lebih dari itu adalah seorang yang rendah hati, dan berjiwa besar kepada kepentingan bangsanya. Berbicara loyalitas dan kerendahan hati G.P.H.Djatikusumo. Jenderal besar A.H mengungkapkan Berkali-kali pindah bahkan turun tingkat jabatan, namun tidak pernah protes. Bahkan G.P.H. Djatikusumo mengatakan: Yang penting bukan jabatannya tetapi yang penting adalah tugasnya Hal ini memberi gambaran kepada kita bahwa beliau selalu loyal akan perintah dan tidak memilih-milih tugas atau jabatan. 2.Sebagai sosok seorang prajurit yang sepi ing pamrih rame ing gawe. Sosok pekerja keras dan penuh pengorbanan serta tidak pernah mengharapkan imbalan jasa.Bahkan G.P.H. Djatikusumo pada amanat perpisahan saat serah terima Dirziad,menyatakan :Usaha untuk mengabdi pada negara dan rakyat indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan, dan dalam mengejar cita-citanya,suatu negara yang aman, adil dan makmur,meminta pemerasan keringat setiap hari ,bahkan di iringi cucuran air mata dan pengorbanan jiwa.... 3.Sosok prajurit yang yakin akan kebenaran tugas yang telah diberikan oleh pimpinan kepadanya ,tidak ada ambisi pribadi dalam dirinya. Dalam melaksanakan tugas selalu didasarkan pada semangat pengabdian yang diwujudkan dalam sikap dan prilaku yang dilandasi keikhlasan berkorban, berjuang dan berbhakti yang tidak mengenal menyerah,tahan menderita serta senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dari pada kepentingan pribadinya.Hal ini dilakukanya bukanya tampil beda atau ikut ramai dengan kondisi waktu itu tetapi lahir dari suatu prinsip yang luhur demi tetap tegaknya NKRI. 4. Sosok prajurit yang yakin dan percaya sepenuhnya terhadap apa yang diputuskan oleh pimpinan/komandanya karena pimpinan adalah orang yang diamanatkan tuhan melalui pemerintah untuk melaksanakan suatu tugas.Kepatuhan terhadap pimpinan itu diyakini benar bahwa apa yang telah diputuskan oleh pimpinan/komandan adalah hal terbaik karena sudah melalui suatu proses yang panjang dan matang.Dalam hal ini tepatlah apa yang dikatakan oleh G.P.H.Djatikusumo bahwa salah satu sumber kejayaan Angkatan Bersenjata RI adlah mutu pemimpin dan kepemimpinannya. Masih adakah Djatikusuma-Djatikusuma di Angkatan Darat. Ditengah upaya bersama untuk membentuk dan merajut kembali semangat juang akibat bergesernya pemahaman nilai-nilai perjuangan, maka sudah waktunya untuk Meneladani sosok seorang Djatikusumo.Hal ini menjadi penting karena bukanlah para prajurit yang pernah bersumpah .......masih ingatkah akan sumpah kita kepada Tuhan YME .Demi allah saya bersumpah/ berjanji : bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Rupublik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945:bahwa saya akan tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan; bahwa saya akan taat kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan ; bahwa saya akan taat kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan;bahwa saya akan menjalankan segala kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab kepada tentara dan Negara Rupublik Indonesia; bahwa saya akan memegang segala rahasia tentara sekeras-sekerasnya. Sumpah merupakan satu tekad seseorang dihadapan Tuhan YME bahwa ia akan berfikir , beramal,dan berkarya sesuai dan tidak menyimpang dari isi sumpah yang diucapkanya. Sumpah juga merupakan mekanisme kontrol diri yang menempel terus selama masalah ( tanggung jawab,tugas , jabatan , fungsi, peran maupun posisi ) yang diterima sebagai amanah masih dilaksanakan . Maka agar para Prajurit tidak termakan sumpah, sudah selayaknya belajar dari sosok seorang G.P.H. Djatikusumo .Menjadi keyakinan bersama bahwa jabatan bukanlah fasilitas pribadi maupun hadiah; jabatan adalah satu tanggung jawab dan amanah yang harus dipertanggung jawabkan didunia dan di akhirat jadi tidak dikejar atau dicari apalagi meminta. Jabatan adalah fasilitas pengabdian dan berkarya untuk kemaslahatan masyarakat melalui TNI Angkatan Darat . Janganlah terlintas dalam benak untuk memperoleh sesuatu yang melanggar sumpah ,gunakan kata hati yang sangat kuat untuk memegang teguh makna kata-kata dalam sumpahnya .Bila melanggar sumpah berarti menghianati Tuhan YME.Kalau tuhanpun dikhianati, apalagi Bangsa dan Negara maupun TNI Angkatan Darat . Panglima Besar Jenderal Sudirman berpesan Jangan sekali-kali diantara tentara kita ada yang menyalah janji, menjadi penghianat nusa, bangsa dan agama, harus kamu sekalian senantiasa ingat, bahwa tiap-tiap perjuangan tentu memakan korban, tetapi kamu sekalian telah bersumpah ikhlas mati untuk membela temanmu yang telah gugur sebagai ratna, lagi pula untuk membela nusa dan bangsa dan agamamu,sumpah wajib kamu tepati. Bagaimana dengan kita !Mari belajar dari sosok G.P.H.Djatikusumo. Jangan khianati perjuangan dan pengorbanan beliau yang begitu besar. Ingat .....Belajarlah dari sejarah , agar menjadi cerdik, pandai, bijaksana dan berilmu ...Sejarah adalah guru kehidupan,oleh karena itu belajarlah dari sejarah menjadi arif...Para Prajurit dituntut untuk introspeksi dengan selalu bercermin pada peristiwa-peristiwa dimasa lampau dan selanjutnya dijadikan acuan dalam meningkatkan dan memantapkan kondisi mental kejuangan dirinya sehingga dapat mengantisipasi dn menghadapi berbagai permasalahan tugas dimasa yang akan datang dengan baik tanpa kehilangan jati dirinya sebagai Prajurit Sapta Marga. Jangan sempat melakukan sesuatu yang tidak terhormat, betapapun kecilnya hal itu akn sangat merendahkan martabat TNI dan diri sendiri. Prajurit sejati tidak menangis oleh kematian , tidak pernah berkeluh kesah karena pangkat dan jabatan, tidak pernah menyerah dalam perjuangan serta rela berkorban untuk Nusa dan Bangsa. Kebanggan sejati seorang Prajurit bukan terletak paada pangkatnya, jabatan ,dan atau kekayaanya, melainkan bukti-bukti kesejatian keprajuritanya dan praktek-praktek keteguhan keperwiraanya. Prajurit yang baik haruslah mampu mengabaikan kepentingan yang lebih besar. Dibutuhkan ketaatan penuh dan kesetiaan total kepada komandannya dan kesiapan untuk berkorban , Ingat pesan G.P.H. Djatikusumo Kesetiaan bukan pilihan.Sepi ing pamrih rame ing gawe. (Bekerja keras penuh pengorbanan tidak mengharapkan imbalan jasa) .
Diterbitkan oleh : DINAS SEJARAH ANGKATAN DARAT Jl . Belitung No . 6 Bandung

WUJUD BINTER TERBATAS PUSDIKZI KODIKLAT TNI AD PADA LATIHAN BERGANDA SISWA DIKMATA TA. 2011 TA. 2011

PAMOPS Pusdikzi sebagai lembaga pendidikan mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk membekali setiap prajurit Zeni dengan pengetahuan dan keterampilan zeni sehingga setiap prajurit siap melaksanakan tugas-tugas TNI AD baik tugas operasi militer untuk perang (OMP) maupun tugas operasi militer selain perang (OMSP). Untuk memantapkan pembekalan pengetahuan dan keterampilan ini maka di akhir pendidikan biasanya dilaksanakan latihan yang bersifat aplikatif maupun geladi lapang, yang lazim disebut dengan latihan berganda.Latihan berganda merupakan latihan pembulatan pengetahuan dan keterampilan yang telah diterima sebagai kumulatif seluruh materi pelajaran yang telah diajarkan dan dilatihkan. Dengan latihan berganda diharapkan para Tamtama Siswa mampu melaksanakan dan mengaplikasikan secara teknis dan taktis dilapangan seluruh ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diterima selama pendidikan dasar kecabangan.Pelaksanaan latihan berganda kali ini dilaksanakan di Daerah Latihan Ciampea, Bogor selama 3 hari yaitu pada tanggal 15-17 Desember 2011. Adapun materi latihan meliputi materi Samaran,Rintangan,Perbekalan Air dan Listrik,Jihandak,Lapangan Ranjau, Destruksi dan Konstruksi Bangunan.Disamping mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan langsung dengan tugas pokok TNI pada Operasi Militer untuk Perang (OMP),para Tamtama Siswa juga melaksanakan kegiatan latihan yang termasuk dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Latihan OMSP kali ini diwujudkan pada materi Konstruksi Bangunan yaitu bedah rumah warga masyarakat yang tidak mampu dan rehabilitasi mushola yang terdapat di daerah latihan.Rumah yang direhab adalah rumah masyarakat tidak mampu yang berada didaerah Ciampea berukuran 7 m x 5 m sedangkan mesjid yang direhabilitasi adalah mesjid yang berada di daerah latihan Ciampea yang sehari-harinya dipergunakan masyarakat muslim sekitar untuk beribadah. Materi Konstruksi Bangunan ini selain untuk melatih para Tamtama Siswa juga sebagai salah satu sarana Pembinaan Teritorial terbatas yang dilaksanakan oleh Pusdikzi terhadap masyarakat di daerah latihan. Dengan demikian, diharapkan nilai tambah yang diperoleh, selain dari segi pendidikan, juga terjalinnya hubungan baik satuan Pusdikzi dengan masyarakat sekitar daerah latihan Ciampea karena kegiatan latihan yang diselenggarakan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar daerah latihan Ciampea.Pelaksanaan latihan berganda itu sendiri berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana latihan yang telah dibuat dan secara umum mencapai tujuan dan sasaran latihan yang telah ditetapkan.
DOKUMENTASI
photo : Rumah masyarakat sebelum bedah rumah
photo: Tamtama Siswa sedang melaksanakan bedah rumah
photo: Rumah masyarakat setelah bedah rumah
photo:MUshola sebelum di renovasi
photo: Mushola setelah di renovasi KUNJUNGAN KOMANDAN KODIKLAT TNI AD PADA LATIHAN PUSDIKZI DI KEPULAUAN SERIBU PAMOPS Pada tanggal 4-7 Desember 2011 Pusdikzi Kodiklat TNI AD menyelenggarakan latihan Demolisi Bawah Air dan Jihandak Bawah Air bagi siswa kursus Bintara Jihandak, siswa kursus Tamtama Destruksi dan kursus Tamtama Jihandak.Bertempat di perairan Pulau karang beras, kepulauan Seribu Jakarta Utara.Latihan yang diikuti oleh 60 orang Bintara dan Tamtama Siswa ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa Kursus Bintara Jihandak dan Kursus Tamtama Jihandak tentang materi Jihandak tentang materi Jihandak Bawah Air serta Siswa Kursus Tamtama Destruksi tentang materi Demolisi Bawah Air sehingga mampu melaksanakan tugas-tugas Jihandak Bawah Air maupun Demolisi Bawah Air.Dalam pelaksanaan latihan ini , Pusdikzi mendapat kehormatan yaitu dengan berkunjungnya Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot Nurmantyo ke daerah latihan guna meninjau langsung pelaksanaan latihan.Dalam pengarahan beliau kepada para pelatih dan penyelenggara latihan,Komandan Kodiklat TNI AD menekankan agar para pelatih selalu mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan pelaku selama pelaksaan latihan.
Komandan Kodiklat TNI AD yang didampingi oleh Direktur Latihan Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Sumardi, Direktur Pendidikan Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Agus Kriswanto dan Komandan Pusdikzi Kodiklat TNI AD Kolonel Czi Widagdo Hendro.S juga turut serta menyelam bersama-sama sampai kedalaman 50 feet guna memastikan keamanan dan kelancaran pelaksnaan latihan yang memang cukup berisiko tinggi ini .
Dankodiklat TNI AD Diberikan Intruksi Sebelum Menyelam
Dankodiklat TNI AD persiapan Menyelam
photo:Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot Nurmantyo dengan pelatih selam Pusdikzi Serka Hadid
Photo: Komandan Pusdikzi Kodiklat TNI AD Kolonel Czi Widagdo Hendro Adapun materi latihan untuk siswa kursus Bintara dan Tamtama JIhandak adalah pengetahuan Alkap selam dan Alsus Jihandak,Teknik menyelam (LKK),Teknik Deteksi dan Identifikasi dan Teknik JIhandak Bawah Air.Sedangkan materi latihan untuk Siswa Kursus Tamtama Destruksi adalah pengetahuan Alkap Selam,Teknik Menyelam (LKK), Teknik Selam Perairan Terbuka, Teknik pengintaian Medan Bawah Air dan Teknik Demolisi Bawah Air Secara umum latihan dapat berjalan dengan lancar serta dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan . Disamping itu para pelatih dan penyelenggara latihan terutama para Bintara dan Tamtama Siswa sebagai pelaku latihan mendapatkan suntikan moril yang tinggi dengan adanya kunjungan Komandan Kodiklat TNI AD beserta rombongan ke daerah latihan. BADAN NASIONAL PENANGGULANAGAN TERORISME (BNPT) MENGGELAR LATIHAN SOP PENANGGULANGAN KRISIS AKIBAT SERANGAN TERORISME DI PUSDIKZI PAMOPS Aktifitas personel Pusdikzi Kodiklat TNI AD seperti biasa sesuai dengan jadwal kegiatan organik Hari Rabu tanggal 21 Desember 2011, tiba-tiba terdengar beberapa kali ledakan dan terlibat bola api membumbung keangkasa pada sebuah bus Damri yang mengakibatkan korban manusia,kerusakan komponen bangunan dan lingkungan disekitar lapangan wira yudha Mako Pusdikzi Kodiklat TNI AD di Jl.Jendral Sudirman no.35 Bogor pada pukul 10:30 wib,setelah bunyi ledakan tersebut terlihat beberapa unit instansi berlalu lalang dengan perlengkapan masing-masing untuk melaksanakan evakuasi dan detiksi akibat ledakan tersebut dan ternyata itu merupakan rangkaian skenario Demonstrasi penanggulangan krisis akibat serangan terorisme yang dilaksanakan oleh BNPT bekerjasama dengan pusdikzi Kodiklat TNI AD Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT )melakukan ujicoba SOP yang pertama berupa penanggulangan krisis akibat serangan terorisme khususnya pada skenario simulasi serangan teror bom yang melibatkan Puslabfor Polri,DVI Polri, Densus 88 Anti Teror Polri, Jibom Gegana Polri,Inafis Polri, Kementerian Kesehatan RI, Batan, Basarnas, Kizi Nubika TNI, Dinas pemadam kebakaran, Satpol PP dan kepolisian wilayah. Sedangkan ketertiban Pusdikzi Kodiklat TNI AD adalah membuat simulasi ledakan BOM didalam bus yang berisi atlet SEAGAMES yang meledak didepan polres jakarta Barat, pemilihan tempat dan personil Pusdikzi Kodiklat TNI AD dalam penyelenggaraan latihan ini dikarenakan tempat dan kemampuan personal Pusdikzi dinilai oleh BNPT yang paling sesuai mengingat latihan gabungan ini baru pertama kali dilakukan. Latar belakang/back drop yang menggambarkan tempat kejadian perkara (TKP)adalah konstruksi simulasi kantor polres Jakarta Barat, kantor kejaksaandan kantor pengadilan yang dibangun dilapangan Wirayudha Pusdikzi,korban atlet SEAGAMES didalam bus damri menggunakan boneka/manuquin,sedangkan pelaku BOM bunuh diri disimulasikan dengan seekor kambing didalam bus yang membawa ransel berisi BOM dengan penyala Hand Phone. Dimana DNA kambing akan menjadi objek penyelidikan tim DVI polri,sedangkan ledakan didalambus menggunakan teknik peledakan FOUGHESS yang menimbulkan efek bakar. Untuk memeriahkan acara tersebut atas inisiatif Komandan Pusat Pendidikan Zeni kolonel Czi Widagdo Hendro S, Pusdikzi menampilan display Drum Band yang diwakili oleh prajurit Kidemlat Pusdikzi Kodiklat TNI AD dengan penatarama Serda Ewin Maulana dan Serda Norman, dan untuk membuat suasana menjadi lebih humanis pada akhir acara ditampilkan antraksi budaya REOG PONOROGO binaan Pusdikzi. PUSDIKZI KODIKLAT TNI AD MELAKSANAKAN PENGHIJAUAN PAMOPS Pemanasan Global yang akan mengancam keselamatan bumi akhir-akhir ini marak diperbincangkan oleh seluruh penjuru dunia dan itu merupakan permasalahan yang sangat kompleks bagi kehidupan manusia, Bangsa Indonesia bertekad bulat untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan salah satu cara diantaranya penanaman pohon.TNI dalam hal ini Pusdikzi Kodiklat TNI AD merupakan bagian Elemen Bangsa Indonesia bertekad turut andil dalam menyukseskan program tersebut, Ditengah kesibukannya Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kolonel Czi Widagdo Hendro S. Mengajak segenap personel dan keluarganya untuk menanam Pohon di sekitar Rumah ( lahan kosong ).Pada Kesempatan yang berbeda tepatnya Kamis tanggal 8 Desember 2011 seluruh personel Pusdikzi Kodiklat TNI AD dan Warga Sekitar melaksanakan penanaman seribu Pohon tepatnya di lahan kosong Cihideng Kabupaten Bogor Jabar hal itu dapat mengurangi pemanasan Global(Global Warming)yang akan mengancam keselamatan bumi dan sekaligus menghijaukan kembali alam yang belakangan semakin hilang hijaunya.Pada kesempatan yang sama Komandan Pusat Pendidikan Zeni juga Menyampaikan kegiatan tanam pohon kali ini merupakan kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kodiklat TNI AD ke 17. PENDIDIKAN SISWA SUPERVISI DEPKONBANG PUSDIKZI KODIKLAT TNI AD ( Artikel by : Letkol Czi Darmainus Kongres ) Sejalan dengan era informasi dalam dunia global ini, pendidikan merupakan sarana yang sangat strategis dalam melestarikan sistem nilai yang berkembang dalam kehidupan. Kondisi tersebut tidak dapat dielakkan bahwa dalam proses pendidikan khususnya yang berkaitan dengan Konstruksi bangunan tidak hanya pengetahuan peserta didik yang perlu diberikan namun pemahaman peserta didik perlu mendapat perhatian yang serius, mengingat perkembangan informasi dan kehadiran tekhnologi yang semakin canggih. selengkapnya.... SISWA DIKMATA TNI AD CABZI GEL II THP II TA. 2011 MELAKSANAKAN PRAKTEK KONTRUKSI DI PMPP OLEH SATDIKTA Salah satu fungsi Zeni TNI Angkatan Darat adalah kontruksi , yaitu menyelenggarakan segala usaha, pekerjaan, dan kegiatan yang berkaitan dengan pembuatan, perbaikan dan pemeliharaan bangunan militer/non militer berupa kontruksi tempur dan kontruksi non tempur.Pusdikzi Kodiklat TNI AD sebagai salah satu lembaga Pendidikan TNI AD menyelenggarakan operasional Pendidikan Pertama Tamtama Kecabangan Zeni. Yang mana salah satu tujuan pendidikan adalah mengembangkan kemampuan pengetahuan dan ketrampilan dasar kecabangan bagi Tamtama Zeni TNI AD. selengkapnya.... ORGANIK PUSDIKZI MELAKSANAKAN NAVIGASI DARAT DALAM KEGIATAN MINGGU MILITER BULAN OKTOBER 2011 OLEH PAMOPS Pada kegiatan Minggu Militer kali ini seluruh organik Pusdikzi dibawa ke Ketinggian PR.Wangun ,setelah melaksanakan orientasi Peta dan Medan menggunakan kompas, mereka melaksanakan Jalan peta menuju sasaran berikutnya di daerah Palasari di lereng Gunung Salak.dari sasaran Palasari dilanjutkan dengan Jalan Kompas menuju Hutan Jati Cijeruk yang harus melalui Jurang,Tebing yang curam,sungai berbatu dan rumpun bambu yang berbahaya. selengkapnya.... PASUKAN PARADE DAN DEFILE PUSDIKZI MEMPERTAHANKAN PENAMPILAN JUARA OLEH PAMOPS Pasukan Parade dan Defile Pusdikzi (Juara I dalam acara sertijab Dankodiklat dari Letjen Budiman kepada Mayjen Marciano Norman pada bulan April yang lalu)ternyata mampu mempertahankan penampilan Juara pada acara Sertijab Dankodiklat dari Letjen Marciano Norman kepada Mayjen Gatot Nurmantyo pada tanggal 21 Oktober 2011, Pasukan kali ini dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kol.Czi.Widagdo Hendro S. Meskipun penampilan kali ini menurut penilaian juri hanya menduduki Juara II,tapi Pasukan kita telah menampilkan yang terbaik sebagai penampilan Juara, bukan cari Juara I motto kami, tetapi "BERPIKIR,BERSIKAP DAN BERTINDAK TERBAIK BAGI NEGARA DAN BANGSA" . PENUH HARU, KEGIATAN BAKTI SOSIAL PEMASANGAN KAKI PALSU DALAM RANGKA HUT KE-66 ZENI AD DI PUSDIKZI OLEH PAMOPS Kegiatan bakti sosial pemasangan kaki palsu (19/10/2011) berlangsung dengan penuh rasa haru. Acara ini dihadiri oleh Wakil Dirziad Kolonel Czi Satriomedi,Danrem 061/SK Kolonel kav Kustanto,Tim Kick Andy Bpk Ali Sadikin dan Mas Sugeng sang inspirator dan pembuat kaki palsu. Pada kesempatan itu Danpusdikzi dalam amanatnya menampilkan film motivasi yang sebenarnya sudah sering kita lihat,tetapi pada event yang tepat saat itu mampu menyadarkan kita dan sebagian undangan tersentuh dengan rasa haru,Acara pemasangan kaki palsu itu mampu menghadirkan 36 saudara kita yang harus kita bantu atas kerjasama dengan Korem 061/SK,Danpusdikzi juga menyampaikan apresiasinya kepada aparat wilayah atas kepeduliannya kepada masyarakat,Tim Kick Andy serta Mas Sugeng yang bekerja tanpa pamrih GERAK JALAN WARGA ZENI DI KEBUN RAYA BOGOR MENYAMBUT HUT KE-66 ZENI AD OLEH PAMOPS Sejak jam 5.00 subuh(7/10/2011)sudah terlihat aktivitas warga zeni yang berada diwilayah Jabodetabek berdatangan untuk melaksanakan kegiatan Gerak Jalan Santai dan menikmati keindahan Kebun Raya bogor. Panggung dan Tenda megah menyambut kedatangan mereka didukung Sound System terbaik di Kota Bogor.Acara kekeluargaan ini dihadiri pula Oleh Kasum TNI Waaslog,pejabat lain serta para sesepuh yang merupakan warga Zeni. selengkapnya.... Khidmat, HUT TNI ke 66 di Bogor oleh :Bogorkota.go.id Rabu, 05 Oktober 2011 Peringatan Hari Ulang Tahun(HUT)ke-66 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Korem 061/SK dipusatkan di Lapangan Sempur Bogor, Rabu(5/10/2011) dalam upacara yang dipimpin Inspektur Upacara Komandan Pusdiklat Intelstrat Kodiklat TNI Brigjen TNI Herry Ramlan Jauhari. Sedangkan bertindak selaku Komandan Upacara dan Mayor Czi Bima.Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, SE dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara antara lain mengatakan TNI lahir dari pangkuan rakyat ditengah kancah perjuangan menegakkan kedaulatan bangsa dan negara, karena itu, TNI adalah Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional. selengkapnya.... KETIKA PUSDIKZI MENGOLAH SAMPAH RUMAH TANGGA oleh :Radar-Bogor.co.id Pelaksanaan 3R di TPS asrama Pusdikzi Lawanggintung diyakini Komandan Pusdikzi,Kolonel Widagdo dapat mengurangi emisi gas metana(CH4 )dan zat gas rumah kaca(GRK). Dua zat itu dapat merusak lapisan ozon, 21 kali lebih jahat dibandingkan karbondioksida (CO2). Dikatakannya, pemilahan sampah merupakan kunci nyata dalam program 3R.Namun pelaksanaannya belum menjadi budaya dan kebiasaan masyarakat Indonesia. Salah satu kendalanya warga tidak terbiasa memilah sampah. selengkapnya.... PUSDIKZI MENYELENGGARAKAN DISKUSI KETAHANAN PANGAN DAN BUKA PUASA BERSAMA KOMANDAN KODIKLAT TNI AD OLEH PAMOPS Pusdikzi menyelenggarakan kegiatan Kodiklat TNI AD dalam diskusi Ketahanan Pangan bersama Linkers IPB pada tanggal 19 Agustus 2011. Kegiatan ini semula merupakan kegiatan intern Kodiklat TNI AD dipimpin langsung oleh Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Marciano Norman, tetapi pada Jam J-2 yaitu pukul 11.00, panitia menerima informasi bahwa kegiatan ini menarik perhatian Pimpinan di SUAD bahkan akan turut hadir diacara tersebut Wakasad,Asrena Kasad dan Aster Kasad atas seijin Kasad. selengkapnya.... TEAM SELAM PUSDIKZI MENGIKUTI KEJUARAAN INTERNASIONAL UNDERWATER PHOTOGRAPHY PADA KEGIATAN SAIL WAKATOBI OLEH TIM SELAM PUSDIKZI Dua orang personel Pusdikzi atas nama Serka Hadid Suherman dan Serka Agus Hamdan mewakili Kota Bogor mengikuti Kejuaraan Internasional Underwater Photography dan Kejuaraan Nasional Orientasi Bawah Air. Keduanya tergabung dalam team selam Kota Bogor dibawah POSSI Kota Bogor. Kejuaraan Internasional Underwater Photography diikuti oleh 10 negara seperti Canada, Belanda,Switzerland,Hongkong,China, Australia, Thailand, Singapura, Malaysia dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah. selengkapnya.... REOG PONOROGO DAN BARONGSAI RAMAIKAN UPACARA PENUTUPAN PENDIDIKAN PERTAMA BINTARA PK TAHAP II GEL 2 T.A.2010 (OV) DI PUSDIKZI OLEH PAMOPS Penampilan Tim Barongsai menyambut kedatangan para tamu undangan termasuk diantaranya Wakil Direktur Zeni TNI AD,Kolonel Czi Satrio Medi Sampurno dan para pejabat TNI/Polri di wilayah Bogor serta para orang tua siswa mengawali rangkaian Upacara Penutupan Dikmaba PK Tahap II T.A 2010(ov)pada hari sabtu tanggal 30 Juli 2011, Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Wira Yudha Pusdikzi tersebut menutup kegiatan pendidikan 229 para mantan siswa yang dilaksanakan selama 4 bulan selengkapnya.... ORGANIK PUSDIKZI MELAKSANAKAN RENANG MILITER DALAM KEGIATAN MINGGU MILITER BULAN JULI OLEH PAMOPS Dalam kegiatan minggu militer Bulan ini salah satu kegiatannya adalah melaksanakan Renang Militer di kolam renang Mila Kencana Bogor yang dilaksanakan pada hari rabu tanggal 27 Juli 2011, kegiatan diharapkan dilaksanakan oleh seluruh organik Pusdikzi seperti yang diperintahkan oleh Komandan Pusdikzi,dimana dalam kegiatan tersebut Komandan Pusdikzi juga turun langsung melaksanakan renang militer meskipun kondisi kolam renang Mila Kencana dalam keadaan yang kurang bersih. selengkapnya.... DEMONSTRASI SISWA DIKMATA TAHAP II GEL 2 T.A.2010 (OV) oleh Pamops Pagi hari pukul 09.30 terlihat 1 regu pasukan mengendap mendekati sebuah rumah tingkat 3, mereka langsung melaksanakan pengamanan disekitar rumah,beberapa saat kemudian satu kelompok mendekati pintu masuk rumah yang ternyata terkunci, komandan kelompok tersebut memberi suatu isyarat tangan dan seorang prajurit maju membawa alat khusus yang dikenal dengan explosive door breaching (inovasi pusdikzi) mendekati pintu dan tidak berapa lama terdengar ledakan kecil disusul pintu yang terbuka dengan paksa. kelompok yang pertama segera memasuki dan memeriksa kedalam gedung, ternyata didalam gedung terdapat bomb rakitan sehingga kelompok pemeriksa kembali keluar dan melaporkan kepada Danru. tidak berapa lama terlihat 2 orang prajurit dengan berpakaian body armour memasuki gedung dan memasang alat disruptor, setelah alat terpasang kemudian terdengar aba-aba "berlindung 3..2...1...fire in the hole.." dan bleerrr!!! selengkapnya.... OLAH RAGA BERSAMA TNI POLRI DI SENTUL oleh : PAMOPS Jumat pagi yang cerah tanggal 15 Juli 2011,ditaman Budaya Sentul terlihat kegembiraan dalam kebersamaan personil TNI Polri wilayah Korem dan Polwil Bogor, Peserta dari Pusdikzi terdiri dari 20 orang dipimpin oleh Kasipamops Mayor czi Cosmas MD, mewakili Danpusdikzi yang tidak bisa hadir karena mendampingi Kunjungan Tamu dari Dirziad.Acara Olah Raga bersama kali ini diselenggarakan secara meriah oleh Polres Bogor selaku Panitia Penyelenggara selengkapnya.... KEGIATAN OUT BOND DAN PESANTREN KILAT BAGI ANAK DAN REMAJA ASRAMA PUSDIKZI DALAM RANGKA MENGISI LIBURAN SEKOLAH TA 2011 oleh Pamops Dalam rangka mengisi liburan sekolah TA 2011 ini, Asrama Pusdikzi Kodiklat TNI AD yang dipimpin oleh Komandan Pusdikzi Kolonel Czi Widagdo Hendro S.Menyelenggarakan acara Pesantren Kilat dan Kegiatan Out Bond bagi anak-anak dan Remaja usia sekolah,yang diikuti oleh sebagian besar anak-anak dan Remaja Pusdikzi yang tinggal di Asrama Lawanggintung Bogor. selengkapnya.... SISWA DIKMATA KECABANGAN ZENI MELAKSANAKAN HANMARS oleh : SATDIKTA Salah satu program pembinaan/ketangkasan jasmani dalam mengikuti Pendidikan Pertama Tamtama adalah Evaluasi Hanmars. Disamping Untuk menguji kemampuan fisik dan mental para Siswa Dikmata, diharapkan setelah lulus dari pendidikan mempunyai fisik dan mental yang baik sehingga siap memasuki satuan yang ada dijajaran ZENI AD. selengkapnya.... VIAGRA DANPUSDIKZI JOSS Oleh : Kolonel Czi Widagdo H.S. Viagra Seorang pemimpin selayaknya menerapkan berbagai strategi dan jurus tertentu dalam mengemban amanah yang dipikulnya. Diantaranya adalah kreatifitas dan inovasi yang mutlak digunakan dalam proses membangun, mengorganisir, mengarahkan, menuntun dan mengendalikan organisasi. Sehingga akan mendapatkan hasil yang gilang gemilang pada pelaksanaan tugasnya. Sebagai Danpusdikzi saya akan menggunakan jurus pamungkas berupa Viagra guna menghasilkan sumber daya manusia prajurit Zeni yang handal. selengkapnya.... KOMANDAN PUSAT PENDIDIKAN ZENI MEMBUKA LATIHAN POS KOMANDO SEKOLAH DIKLAPA I ZENI oleh : Siopsdik Pusdikzi Komandan Pusat Pendidikan Zeni,Kolonel Czi Widagdo Hendro S. secara resmi membuka Latihan Pos Komando Sekolah pada Pendidikan Lanjutan Perwira I Kecabangan Zeni yang diselenggarakan pada hari Kamis,12 Mei 2011 bertempat di Aula Sudirman Pusdikzi Kodiklat TNI AD. selengkapnya.... SERTIJAB KOMANDAN PUSAT PENDIDIKAN ZENI KODIKLAT TNI AD Oleh : Pamops Serah terima Jabatan Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kodiklat TNI AD telah dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 23 April 2011. Selaku Irup adalah Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Budiman.Selain Serah Terima Jabatan Komandan Pusat Pendidikan Zeni (Danpusdikzi) dari Kolonel Czi Adi Sudaryanto kepada Kolonel Czi Widagdo Hendro Sukoco, selengkapnya.... DANPUSDIKZI IRUP UPACARA BENDERA TUJUHBELASAN GABUNGAN TNI, POLRI DAN PEMDA Oleh : Pamops 21-Apr-2011, 08:18:03 WIB Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kolonel Czi Adi Sudaryanto,S.IP.,sebagai Irup pada Upacara Bendera Tujuhbelasan gabungan, yangdilaksanakan oleh TNI, Polri dan Pemerintah Bogor, baik Pemkot maupun Pemkab, di lapangan upacara Satuan II Pelopor di Bogor,pada hari Senin, selengkapnya.... SILATURAHMI DANPUSDIKZI DENGAN WARGA SEKITAR MAKO PUSDIKZI Oleh : Pamops 18-Jan-2011, 11:54:50 WIB Kegiatan pembinaan teritorial terbatas di lingkungan TNI AD merupakan perwujudan pengabdian TNI AD kepada Bangsa dan Negara dengan bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Prajurit TNI bersama Rakyat dalam membantu kesulitan dan meningkatkan taraf hidup Rakyat,Binter Terbatas merupakan wujud nyata selengkapnya.... DANPUSDIKZI KODIKLAT TNI AD TUTUP LATIHAN GELADI POSKO I SEKOLAH PASIS DIKLAPA I CABZI TA. 2010 MELALUI TELECONFERENCE Oleh : Opsdik 02-Dec-2010, 08:05:47 WIB Sebagai puncak dari kegiatan operasional pendidikan dan dalam rangka mengukur sejauh mana penyerapan ilmu PHKS oleh Pasis Diklapa I Cabzi TA. 2010, maka dari tanggal 24 s.d. 26 Nopember 2010, Pusdikzi melaksanakan Glapos I Sekolah. selengkapnya....
TNI AD dan US ARMY Gelar Latihan Bersama Garuda Shield-05/2011 di Pusdikzi, Kodiklat TNI-AD.
Oleh : Dandatsikpa Pusdikzi Kodiklat TNI AD 10-Juni-2011, 00:09:00 WIB Peacekeeping is not only Soldier Job but Only Soldier can do it. Ungkapan tersebut sering kali terdengar di kalangan peacekeeper saat mereka melaksanakan misi.Hal tersebut menjadi suatu syarat mutlak bahwa menjadi seorang peacekeeper harus senantiasa bertindak professional dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.Guna menunjang hal tersebut maka TNI AD bekerja sama dengan USARPAC menyelenggarakan latihan bersama bertempat di Pusdikzi Kodiklat TNI AD dengan nama latihan GARUDA SHIELD-05. selengkapnya....
| Home |Profil |Pendidikan Pa |Pendidikan Ba |Pendidikan Ta | Gallery |Referensi |Artikel |Guest |

Dankodiklat TNI AD

Mayjen TNI Gatot Nurmantyo


BUKANLAH KESULITAN YANG MEMBUAT KITA TAKUT, TAPI KETAKUTAN YANG MEMBUAT KITA SULIT. JGN PERNAH MENCOBA UNTUK MENYERAH DAN JGN MENYERAH UNTUK MENCOBA. MAKA HARUS BERANI MENGHADAPI MASALAH

E-Mail

komandan@pusdikzi.com
wadan@pusdikzi.com
kadepmilum@pusdikzi.com
kadeptiknikzi@pusdikzi.com
kadepkonbang@pusdikzi.com
kadepalzi@pusdikzi.com
kadepnubika@pusdikzi.com
katimgumil@pusdikzi.com
dansatdikpa@pusdikzi.com
dansatdikba@pusdikzi.com
dansatdikta@pusdikzi.com
kasiposdik@pusdikzi.com
kasijianbangdik@pusdikzi.com
kasipamops@pusdikzi.com
kasimin@pusdikzi.com
dandenma@pusdikzi.com
pauralins@pusdikzi.com
dansatsis_diklapa@pusdikzi.com
dansatsis_sarcab@pusdikzi.com
distribusi_b@pusdikzi.com(grup)