Pengarahan Di Berikan Komandan Kodiklat
TNI AD Letnan Jendral TNI Gatot Nurmantyo

Apel pembekalan gumil jajaran Lemdik Puscabfung TNI AD
secara terpusat TA 2012 ini berlangsung selama tiga hari dengan
materi keguruan, dan motivasi dipadukan dengan lomba persiapan
mengajar dilanjutkan praktek mengajar di kelas dengan
memanfaatkan fasilitas E Learning dan E library yang telah
tergelar di jajaran Kodiklat TNI AD.
Disela-sela kegiatan juga dilaksanakan kegiatan keluar
yaitu kunjungan ke tempat pengolahan sampah Pusdikdikzi di asrama
lawang gintung bogor dan kegiatan gerak jalan santai yang
dilaksanakan pada hari jumat tanggal 3 Pebruari 2012 mulai pukul
05.30 dengan rute Pusdikzi menuju ke kebun Raya Bogor dan kembali
ke pusdikzi untuk persiapan menerima pengarahan Kasad dan upacara
penutupan.
Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Pramono Edi Wibowo
memberikan pegarahan dan sekaligus menutup pembekalan Gumil
jajaran Lemdik Puscabfung TNI AD secara terpusat TA 2012 yang
dilaksanakan oleh Kodiklat TNI AD pada hari Jumat 3 Pebruari 2012
bertempat Mako Pusdikzi Kodiklat TNI AD Bogor. Hadir mendampingi
Kasad Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot Nurmantyo, Para
Asisten Kasad,para Dikrektur,Sekretaris jajaran Kodiklat TNI AD.
Dalam pengarahannya Kasad menyampaikan bahwa TNI AD
bertekad untuk berbuat semakin baik di masa yang akan datang,untuk
itu kita semua harus berupaya mewujudkannya dengan berbuat yang
terbaik,berani tulus dan ikhlas. Untuk itu ke depan seiring
dengan tuntutan profesionalism itu sendiri TNI AD akan
melengkapi Alutsistanya sesuai dengan dukungan anggaran yang kita
terima.
Pengarahan Di Berikan Kepala Staf TNI AD
Jenderal TNI Pramono Edi Wibowo
Menyinggung profesi Gumil sebagai profesi yang mulia
tetapi kurang diminati prajurit, Kasad berpesan agar para Gumil
yang melaksanakan dan menerima pembekalan supaya menyiapkan diri
dengan sebaik-baiknya sebelum ia melaksanakan tugasnya mengajar di
kelas. Teruslah belajar dan menimba ilmu agar kita tidak
ketinggalan mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang terus berkembang.Sesungguhnya prajurit TNI AD tidak
kalah kualitasnya dengan prajurit dari negara manapun di dunia ini,
ini terbukti dalam setiap kunjungan Kasad ke luar negeri Kasad
seringkali mendapat pujian atas prestasi perwira TNI AD yang
sedang belajar di negara yang sedang dikunjungi oleh Kasad. Ini
artinya kita tidak kalah dengan tentara negara lain.
Pada upacara penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah
kepada lima orang pemenang lomba Gumil terbaik berupa hadiah
piagam dan sejumlah uang,masing masing sebesar 25 jt rupiah kepada
juara pertama yang di raih oleh Mayor Inf Agus dari Pusdikif,
Hadiah sebesar 15 jt rupiah diberikan kepada juara dua yaitu
kepada Mayor Caj Nuraini Sikki dari Pusdikkowad, dan 10 jt rupiah
kepada juara tiga yang diterima oleh mayor Ckm Abdijon dari
Pusdikkes , sementara juara empat dan lima masing masing menerima
7,5jt dan 7 jt rupiah.
Sementara itu Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot
Nurmantyo menegaskan bahwa kegiatan apel ini akan menjadi agenda
rutin tahunan Kodiklat TNI AD dan dilaksanakan setiap awal tahun,
dengan sasaran untuk dapat melihat kapasitas dan kapabilitas Gumil
jajaran Kodiklat TNI AD selanjutnya diadakan up grade, bahkan
mungkin dialihkan ke tugas yang lain jika ditemukan seorang gumil
sudah tidak kompoten di bidangnya karena berbagai alasan. Dengan
pembekalan ini Komandan Kodiklat TNI AD berharap kualitas Gumil
akan semakin baik dari waktu ke waktu.
Upacara Penutupan Pendidikan
Tasis Dikmata TNI AD Gel I Thp II Cabzi
TA. 2011
PAMOPS
Upacara Penutupan Pendidikan Tamtama Siswa Dikmata TNI AD Gel I
Thp II Kecabangan Zeni TA. 2011 yang dilaksanakan pada tanggal 24
Desember 2011 dilapangan Wira Yudha Pusdikzi Kodiklat TNI AD dengan
Inspektur Upacara Komandan Pusdikzi Kodiklat TNI AD. Untuk memupuk
dan memelihara rasakebanggaan terhadap Satuan dan Korp (Zeni) serta
jiwa korsa antar Tamtama Siswa,pada saat Penutupan Pendidikan Tasis
Dikmata TNI AD Gel I Thp II Cabzi TA. 2011, mengadakan acara
demonstrasi yang dilaksanakan oleh par mantan Tamtama Siswa
Dikmata.Demonstrasi yang diikuti oleh seluruh mantan Tamtama Siswa
sebanyak 179 orang meliputi: Beladiri Militer. Kolone Senapan,
Perebutan Benteng,Tarian Toka Tobi(dari Papua), Penjinakan Bahan
Peledak dan Tarian Reog(Ponorogo Jawa Timur). Waktu yang relatif
singkat dan kegiatan yang cukup padat para Tamtama Siswa harus
mampu menunjukan kemampuanya untuk mengisi acara tambahan yang
digelar setelah Penutupan Pendidikan.Dalam amanat Dankodiklat
TNI AD yang dibacakan oleh Komandan Pusdikzi Kodiklat TNI AD selaku
Inspektur Upacara.
Sadarilah bahwa kalian adalah Prajurit yang berasal dari
berbagai suku, agama, budaya dan daerah, namun kalia telah
memiliki identitas dan jatidiri sebagai Prajurit Rakyat, Prajurit
Pejuang, Prajurit Profesional yang memiliki semangat yang militan.

Pemeriksaan pasukan oleh
Inspektur Upacara

Kolone Senapan oleh Tasis Dikmata

Melaksanakan Reog (Jawa Timur)

Mantan Tasis Dikmata melaksanakan Demonstrasi penjinakkan Bahan Peledak

Meledaknya Bus yang diancam Bom dalam Demonstrasi Penjinakkan Bahan
Peledak

Mantan Tasis Dikmata Melaksanakan Demonstrasi Toka Tobi (Dari Papua)
Lakukan Yang Terbaik dan Tetap Semangat ! ! !
Markas Besar Angkatan Darat
Dinas Sejarah
BALAVIDYA
Edisi 10/2011
TELADAN
G.P.H. DJATIKUSUMO
( JANGAN MEMIMPIN KALAU TIDAK TAHU SEJARAH )
(JENDERAL TNI KEHORMATAN G.P.H. DJATIKUSUMO)
PAMOPS
THE BOY GENERAL
THE BOY GENERAL...inilah sebutan media asing kepada jenderal
TNI kehormatan G.P.H.Djatikusumo. Orang pertama yang menjabat pucuk
pimpinan TNI AD, berpawakan kecil dengan bentuk wajahnya baby face yang
lembut dalam bertutur bahasa, namun tegas dalam bersikap dan
bertindak.G.P.H.Djatikusumo lahir disurakartan pada 1 juli 1917 putra
kedua dari lima bersaudara dari pasangan sinuwun paku buwono X( PB X )
dengan ibu R.A.kironorukasi.Sejak kecil diasuh oleh kedua orang tuanya
dalam lingkungan keraton surakarta. Menempuh pendidikan umum mulai dari
europesches lagereschool (ELS) di solo(1924-1931) melanjutkan ke hogere
burger school (HBS) di bandung (1931-1936) kemudian melanjutkan
ke technische hage school(THS) di delft, (1936-1939), baru menginjak
tingkat III pecah perang dunia II, akhirnya pindah ke THS bandung
sekarang ITB (1939-1941) namun belum sempat meraih gelar keserjanaan
karena merambahnya perang dunia ke II ke indonesia, sehingga menuntut
yang bersangkutan terjun ke dunia militer. Beliau mengakhiri masa
lajangnya dengan menyunting seorang gadis raden ayu suharsi widyanti,
putri bangsawan keraton mangkunegara solo pada 1 juni 1947, dikaruniai
tiga orang putri.
Anak Raja menjadi Tentara!
Pada masa itu memang aneh jika ada dari kalangan bangsawan atau pangeran
putra raja yang berminat untuk menjadi prajurit militer. Biasanya hanya
dari kalangan masyarakat biasa saja yang tertarik untuk masuk dinas
militer.Namun fenomena itu tidak berlaku untuk seorang putra bangsawan
keraton surakarta G.P.H.Djatikusumo G.P.H.Djatikusumo mengawali dunia
keprajuritan sejak masa kolonial belanda dengan memasuki milisi corps
opleiding reserve officieren( CORO ) yaitu sekolah perwira cadangan
dibandung yang dibentuk Belanda untuk menghadapi perang melawan Jepang.
setelah jepang menang atas belanda, Jepang memanggil pemuda indonesia
untuk mengikuti pendidikan militer sesuai UU Osama Sirei No.44 tahun
1943 yang disebut PETA di Bogor, dimana salah satu siswanya
G.P.H.Djatikusumo( Angkatan I-1943-1944 ). Selesai mengikuti pendidikan
PETA, Jabatan yang dipegang olehnya adlah Danki I Yon I PETA Surakarta
( Maret 1944- Agustus 1945 ). Beliau sempat mengikuti kursus kendo
disurabaya, kursus perwira staf di Jakarta ( 1950 ) dan kursus atase
militer di Jakarta ( 1951 ).Pada permulaan pembentukan BKR,
G.P.H.Djatikusumo menjabat sebagai komandan BKR di Solo dengan pangkat
Mayor. Selanjutnya BKR berubah menjadi TKR beliaum menjabat sebagai
Danyon I TKR( Tentara Keamanan Rakyat )bertempat tinggal di Benteng
Vesternburgh Surakarta. Kemudian beliau memimpin Divisi IV dan membentuk
3 Resimen, Masing-masing memiliki 4 Batalyon yang wilayahnya meliputi
daerah pekalongan,Semarang dan Pati(November 1945-Juni 1946).Selanjutnya
menjabat sebagai panglima Divisi V/Ronggolawe Jawa Timur, meliputi Pati,
Madiun dan Bojonegoro ( Juni 1946-Pebruari 1948 ).Di tahun 1948
G.P.H.Djatikusumo diberi kepercayaan menjabat sebagai KSAD
( yang pertama )dan merangkap sebagai Gubernur AKMIL dengan pangkat
Kolonel( 1948-1949 ). Pada Agustus 1950-Maret 1952 dipercaya menjabat
sebagai kepala Biro perancang Operasi Militer Kementrian Pertahanan
diJakarta dan Kepala Biro Pendidikan Pusat Kementrian Pertahanan
di Jakarta kemudian pada bulan April 1952-1955 menjabat komandan SSKAD
( sekarang seskoad ) di Bandung. Dan terhitung mulai bulan April
1955-Agustus 1958 sebagai Direktur Zeni Angkatan Darat di Jakarta dengan
pangkat Brigadir Jenderal. Ini berarti bahwa jabatan beliau menurun dari
KSAD menjadi kepala Biro,dan SSKAD,DIRZIAD. Walaupun kemudian beliau
tidak pernah mengeluh.
Pengalamanya semakin lengkap, dengan dipercaya menjabat di Bidang
Pemerintahan G.P.H.Djatikusumo pada tahun 1958 menjadi Konsul Jenderal
RI di Singapura, tahun 1959 menjadi Menteri Perhubungan Darat,Postel dan
pariwasata dengan pangkat Mayor Jenderal.Pada tahun 1963 beliau diangkat
menjadi Dubes RI untuk diMalaysia. Tahun 1965 menjadi Dubes RI di Maroko.
Tahun 1967 menjadi Dubes RI di Perancis,dan tahun 1959 Pati dapat SUAD.
Tahun 1973 memasuki masa purna tugas dengan pangkat terakhir Letnan
Jenderal TNI dan dianugerahi pangkat Jenderal TNI kehormatan
TMT 01-11-1997. Puncaknya Gusti Pangeran Haryo Djatikusumo adalah
dikukuhkan/diabadikan menjadi Pahlawan Nasional berdasarkan Surat
Keputusan Republik Indonesia Nomor 073/TK/ tahun 2002,
tanggal 6 November 2002.
Jalan Berliku .
Banyak liku-liku perjalanan hidup kemiliteran yang dialami
G.P.H.Djatikusumo,antara lain:
Pada Oktober 1945 ketika pasukan Jepang menyerang sektor Semarang
Selatan, Mayor G.P.H.Djatikusumo sedang perjalan ke Solo untuk mengambil
meriam. Akan tetapi sesampainya di Solo beliau mendapat Telegram dari
oerip Sumohardjo yang memerintahkan agar segera ke Jakarta untuk
membantu tugas oerip diMarkas Komando Jakarta. Pada saat di Cikampek
mendapat kabar bahwa Markas di Jakarta telah pindah di Bandung, kemudian
beliau memutuskan untuk kembali ke Solo dengan tujuan agar berada
ditengah-tengah anak buahnya.Namun setelah tiba diSolo jabatan beliau
sudah digantikan oleh Pangeran Purbonegoro. Pada November 1945-juni 1946
beliau menjabat Panglima Divisi IV TKR bermarkas diSalatiga dengan
pangkat Jenderal Mayor,selanjutnya pada Juni 1946-pebruari 1948 menjabat
panglima Divisi V Ronggolawe TNI bermarkas di Mantingan Blora kemudian
pindah ke Cepu dengan pangkat Kolonel, akibat kebijaksanaan RERA
(Reorganisasi dan Resiolisasi), jabatan yang beliau emban sama, tetapi
pangkatnya turun dari Jenderal Mayor ke Kolonel. Terhitung Pebruari 1948
beliau menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat( KSAD ) dalam
Kementrian bermarkas di Jogjakarta, pada November 1948 merangkap sebagai
Gubernur Akmil dan pada tahun 1949 jabatan Kasad diserahterimakan kepada
Kolonel A.H Nasution .Pada April 1952-Maret 1955 beliau menerima tugas
jabatan Komandan SSKAD di Bandung sekarang dikenal Seskoad dari Letkol
inf A.J Mokoginta. Kemudian terhitung mulai april 1955 Agustus 1958
sebagai Direktur Zeni Angkatan Darat.
Makna hidup seorang prajurit Djatikusumo
Salah satu fenomena yang menggelisahkan di kalangan saat ini adalah
muncul kecenderungan melemahnya loyalitas terhadap keputusan-keputusan
Pimpinan dan Komandan misalnya ungkapan tidak puas atas keputusan
pimpinannya, bergesernya orientasi dari melaksanakan tugas menjadi
mencari posisi sesuai selera,kecenderungan lebih banyak menuntut hak
dari pada memenuhi kewajiban. Hasil dari semua itu adalah hilangnya
kerelaan dan lebih banyak menerima/meminta.Sebagai prajurit tentu tidak
menghendaki kecenderungan ini terus berlanjut. Dalam konteks ke depan,
ada baiknya menengok kembali pengalaman-pengalaman seperti yang
ditampakkan oleh G.P.H. Djatikusumo. Bagaimana liku - liku perjalanan
hidup kemiliteran yang dialami G.P.H. Djatikusumo sebagai seorang
Bangsawan dengan segala kehormatannya rela ditinggalkan menjadi prajurit
sejati. Dalam sejarah tercatat bagaimana beliau diturunkan pangkatnya
menjadi Jenderal Mayor menjadi Kolonel padahal saat itu beliau menjabat
Kasad orang pertama di Angkatan Darat. Belum lagi beliau harus bersedia
tunduk dan taat kepada pimpinan yang dahulu mantan anak buahnya. Bahkan
dengan tulus ikhlas menerima sebagai jabatan di instansi yang lebih
rendah di lingkungan Angkatan Darat, seperti menjadi Komandan
SSKAD(Seskoad-sekarang). Direktur Zeni dan masih banyak lagi.
Banyak nilai-nilai yang dapat dipetik dari liku-liku perjalanan
karier G.P.H. Djatikusumo, antara lain :
1.Sebagai prajurit beliau tidak hanya loyal namun lebih dari itu adalah
seorang yang rendah hati, dan berjiwa besar kepada kepentingan bangsanya.
Berbicara loyalitas dan kerendahan hati G.P.H.Djatikusumo. Jenderal
besar A.H mengungkapkan Berkali-kali pindah bahkan turun tingkat jabatan,
namun tidak pernah protes. Bahkan G.P.H. Djatikusumo mengatakan:
Yang penting bukan jabatannya tetapi yang penting adalah
tugasnya Hal ini memberi gambaran kepada kita bahwa beliau
selalu loyal akan perintah dan tidak memilih-milih tugas atau
jabatan.
2.Sebagai sosok seorang prajurit yang sepi ing pamrih rame ing gawe.
Sosok pekerja keras dan penuh pengorbanan serta tidak pernah
mengharapkan imbalan jasa.Bahkan G.P.H. Djatikusumo pada amanat
perpisahan saat serah terima Dirziad,menyatakan :Usaha untuk mengabdi
pada negara dan rakyat indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan
kedaulatan, dan dalam mengejar cita-citanya,suatu negara yang aman, adil
dan makmur,meminta pemerasan keringat setiap hari ,bahkan di iringi
cucuran air mata dan pengorbanan jiwa....
3.Sosok prajurit yang yakin akan kebenaran tugas yang telah diberikan
oleh pimpinan kepadanya ,tidak ada ambisi pribadi dalam dirinya. Dalam
melaksanakan tugas selalu didasarkan pada semangat pengabdian yang
diwujudkan dalam sikap dan prilaku yang dilandasi keikhlasan berkorban,
berjuang dan berbhakti yang tidak mengenal menyerah,tahan menderita
serta senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dari pada
kepentingan pribadinya.Hal ini dilakukanya bukanya tampil beda atau ikut
ramai dengan kondisi waktu itu tetapi lahir dari suatu prinsip yang
luhur demi tetap tegaknya NKRI.
4. Sosok prajurit yang yakin dan percaya sepenuhnya terhadap
apa yang diputuskan oleh pimpinan/komandanya karena pimpinan
adalah orang yang diamanatkan tuhan melalui pemerintah untuk melaksanakan
suatu tugas.Kepatuhan terhadap pimpinan itu diyakini benar bahwa apa yang
telah diputuskan oleh pimpinan/komandan adalah hal terbaik karena sudah
melalui suatu proses yang panjang dan matang.Dalam hal ini tepatlah apa
yang dikatakan oleh G.P.H.Djatikusumo bahwa salah satu sumber kejayaan
Angkatan Bersenjata RI adlah mutu pemimpin dan kepemimpinannya.
Masih adakah Djatikusuma-Djatikusuma di Angkatan Darat.
Ditengah upaya bersama untuk membentuk dan merajut kembali
semangat juang akibat bergesernya pemahaman nilai-nilai perjuangan,
maka sudah waktunya untuk Meneladani sosok seorang Djatikusumo.Hal ini
menjadi
penting karena bukanlah para prajurit yang pernah bersumpah .......masih
ingatkah akan sumpah kita kepada Tuhan YME .Demi allah saya bersumpah/
berjanji :
bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Rupublik Indonesia yang
berdasarkan Pancasila dan undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945:bahwa saya akan tunduk kepada hukum dan memegang teguh
disiplin keprajuritan; bahwa saya akan taat kepada atasan dengan tidak
membantah perintah atau putusan ; bahwa saya akan taat kepada atasan
dengan tidak membantah perintah atau putusan;bahwa saya akan menjalankan
segala kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab kepada tentara dan
Negara Rupublik Indonesia; bahwa saya akan memegang segala rahasia
tentara sekeras-sekerasnya. Sumpah merupakan satu tekad seseorang
dihadapan Tuhan YME bahwa ia akan berfikir , beramal,dan berkarya sesuai
dan tidak menyimpang dari isi sumpah yang diucapkanya. Sumpah juga
merupakan mekanisme kontrol diri yang menempel terus selama masalah
( tanggung jawab,tugas , jabatan , fungsi, peran maupun posisi ) yang
diterima sebagai amanah masih dilaksanakan . Maka agar para Prajurit
tidak termakan sumpah, sudah selayaknya belajar dari sosok seorang
G.P.H. Djatikusumo .Menjadi keyakinan bersama bahwa jabatan bukanlah
fasilitas pribadi maupun hadiah; jabatan adalah satu tanggung jawab dan
amanah yang harus dipertanggung jawabkan didunia dan di akhirat jadi
tidak dikejar atau dicari apalagi meminta.
Jabatan adalah fasilitas pengabdian dan berkarya untuk kemaslahatan
masyarakat melalui TNI Angkatan Darat . Janganlah terlintas dalam benak
untuk memperoleh sesuatu yang melanggar sumpah ,gunakan kata hati yang
sangat kuat untuk memegang teguh makna kata-kata dalam sumpahnya .Bila
melanggar sumpah berarti menghianati Tuhan YME.Kalau tuhanpun dikhianati,
apalagi Bangsa dan Negara maupun TNI Angkatan Darat . Panglima Besar
Jenderal Sudirman berpesan Jangan sekali-kali diantara tentara kita ada
yang menyalah janji, menjadi penghianat nusa, bangsa dan agama, harus
kamu sekalian senantiasa ingat, bahwa tiap-tiap perjuangan tentu memakan
korban, tetapi kamu sekalian telah bersumpah ikhlas mati untuk membela
temanmu yang telah gugur sebagai ratna, lagi pula untuk membela nusa dan
bangsa dan agamamu,sumpah wajib kamu tepati.
Bagaimana dengan kita !Mari belajar dari sosok G.P.H.Djatikusumo.
Jangan khianati perjuangan dan pengorbanan beliau yang begitu besar.
Ingat .....Belajarlah dari sejarah , agar menjadi cerdik, pandai,
bijaksana dan berilmu ...Sejarah adalah guru kehidupan,oleh karena
itu belajarlah dari sejarah menjadi arif...Para Prajurit dituntut
untuk introspeksi dengan selalu bercermin pada peristiwa-peristiwa
dimasa lampau dan selanjutnya dijadikan acuan dalam meningkatkan dan
memantapkan kondisi mental kejuangan dirinya sehingga dapat
mengantisipasi dn menghadapi berbagai permasalahan tugas dimasa yang
akan datang dengan baik tanpa kehilangan jati dirinya sebagai Prajurit
Sapta Marga. Jangan sempat melakukan sesuatu yang tidak terhormat,
betapapun kecilnya hal itu akn sangat merendahkan martabat TNI dan
diri sendiri.
Prajurit sejati tidak menangis oleh kematian , tidak pernah berkeluh
kesah karena pangkat dan jabatan, tidak pernah menyerah dalam perjuangan
serta rela berkorban untuk Nusa dan Bangsa. Kebanggan sejati seorang
Prajurit bukan terletak paada pangkatnya, jabatan ,dan atau kekayaanya,
melainkan bukti-bukti kesejatian keprajuritanya dan praktek-praktek
keteguhan keperwiraanya. Prajurit yang baik haruslah mampu mengabaikan
kepentingan yang lebih besar. Dibutuhkan ketaatan penuh dan kesetiaan
total kepada komandannya dan kesiapan untuk berkorban , Ingat
pesan G.P.H. Djatikusumo Kesetiaan bukan pilihan.Sepi ing pamrih rame
ing gawe. (Bekerja keras penuh pengorbanan tidak mengharapkan imbalan
jasa) .Diterbitkan oleh :
DINAS SEJARAH ANGKATAN DARAT
Jl . Belitung No . 6 Bandung
WUJUD BINTER TERBATAS PUSDIKZI KODIKLAT TNI AD
PADA LATIHAN BERGANDA SISWA DIKMATA TA. 2011
TA. 2011
PAMOPS
Pusdikzi sebagai lembaga pendidikan mempunyai tugas dan tanggung jawab
untuk membekali setiap prajurit Zeni dengan pengetahuan dan keterampilan
zeni sehingga setiap prajurit siap melaksanakan tugas-tugas TNI AD baik
tugas operasi militer untuk perang (OMP) maupun tugas operasi militer
selain perang (OMSP). Untuk memantapkan pembekalan pengetahuan dan
keterampilan ini maka di akhir pendidikan biasanya dilaksanakan latihan
yang bersifat aplikatif maupun geladi lapang, yang lazim disebut dengan
latihan berganda.Latihan berganda merupakan latihan pembulatan
pengetahuan dan keterampilan yang telah diterima sebagai kumulatif
seluruh materi pelajaran yang telah diajarkan dan dilatihkan. Dengan
latihan berganda diharapkan para Tamtama Siswa mampu melaksanakan dan
mengaplikasikan secara teknis dan taktis dilapangan seluruh ilmu
pengetahuan dan keterampilan yang diterima selama pendidikan dasar
kecabangan.Pelaksanaan latihan berganda kali ini dilaksanakan di Daerah
Latihan Ciampea, Bogor selama 3 hari yaitu pada tanggal 15-17 Desember
2011. Adapun materi latihan meliputi materi Samaran,Rintangan,Perbekalan
Air dan Listrik,Jihandak,Lapangan Ranjau, Destruksi dan Konstruksi
Bangunan.Disamping mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan
yang berkaitan langsung dengan tugas pokok TNI pada Operasi Militer
untuk Perang (OMP),para Tamtama Siswa juga melaksanakan kegiatan latihan
yang termasuk dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Latihan OMSP
kali ini diwujudkan pada materi Konstruksi Bangunan yaitu bedah rumah
warga masyarakat yang tidak mampu dan rehabilitasi mushola yang terdapat
di daerah latihan.Rumah yang direhab adalah rumah masyarakat tidak mampu
yang berada didaerah Ciampea berukuran 7 m x 5 m sedangkan mesjid yang
direhabilitasi adalah mesjid yang berada di daerah latihan Ciampea yang
sehari-harinya dipergunakan masyarakat muslim sekitar untuk beribadah.
Materi Konstruksi Bangunan ini selain untuk melatih para Tamtama Siswa
juga sebagai salah satu sarana Pembinaan Teritorial terbatas yang
dilaksanakan oleh Pusdikzi terhadap masyarakat di daerah latihan. Dengan
demikian, diharapkan nilai tambah yang diperoleh, selain dari segi
pendidikan, juga terjalinnya hubungan baik satuan Pusdikzi dengan
masyarakat sekitar daerah latihan Ciampea karena kegiatan latihan yang
diselenggarakan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar
daerah latihan Ciampea.Pelaksanaan latihan berganda itu sendiri berjalan
dengan lancar sesuai dengan rencana latihan yang telah dibuat dan secara
umum mencapai tujuan dan sasaran latihan yang telah ditetapkan.
DOKUMENTASI
n.jpg)
photo : Rumah masyarakat sebelum bedah rumah
n.jpg)
photo: Tamtama Siswa sedang melaksanakan bedah rumah
n.jpg)
photo: Rumah masyarakat setelah bedah rumah
.jpg)
photo:MUshola sebelum di renovasi
photo: Mushola setelah di renovasi
KUNJUNGAN KOMANDAN KODIKLAT TNI AD
PADA LATIHAN PUSDIKZI DI KEPULAUAN SERIBU
PAMOPS
Pada tanggal 4-7 Desember 2011 Pusdikzi Kodiklat TNI AD menyelenggarakan
latihan Demolisi Bawah Air dan Jihandak Bawah Air bagi siswa kursus
Bintara Jihandak, siswa kursus Tamtama Destruksi dan kursus Tamtama
Jihandak.Bertempat di perairan Pulau karang beras, kepulauan Seribu
Jakarta Utara.Latihan yang diikuti oleh 60 orang Bintara dan Tamtama
Siswa ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada
siswa Kursus Bintara Jihandak dan Kursus Tamtama Jihandak tentang materi
Jihandak tentang materi Jihandak Bawah Air serta Siswa Kursus Tamtama
Destruksi tentang materi Demolisi Bawah Air sehingga mampu melaksanakan
tugas-tugas Jihandak Bawah Air maupun Demolisi Bawah Air.Dalam
pelaksanaan latihan ini , Pusdikzi mendapat kehormatan yaitu dengan
berkunjungnya Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot Nurmantyo
ke daerah latihan guna meninjau langsung pelaksanaan latihan.Dalam
pengarahan beliau kepada para pelatih dan penyelenggara latihan,Komandan
Kodiklat TNI AD menekankan agar para pelatih selalu mengutamakan faktor
keamanan dan keselamatan pelaku selama pelaksaan latihan.
Komandan Kodiklat TNI AD yang didampingi oleh Direktur Latihan Kodiklat
TNI AD Brigjen TNI Sumardi, Direktur Pendidikan Kodiklat TNI AD
Brigjen TNI Agus Kriswanto dan Komandan Pusdikzi Kodiklat TNI AD
Kolonel Czi Widagdo Hendro.S juga turut serta menyelam bersama-sama
sampai kedalaman 50 feet guna memastikan keamanan dan kelancaran
pelaksnaan latihan yang memang cukup berisiko tinggi ini .
Dankodiklat TNI AD Diberikan Intruksi Sebelum Menyelam
Dankodiklat TNI AD persiapan Menyelam
photo:Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot Nurmantyo dengan pelatih selam
Pusdikzi Serka Hadid
Photo: Komandan Pusdikzi Kodiklat TNI AD Kolonel Czi Widagdo Hendro
Adapun materi latihan untuk siswa kursus Bintara dan Tamtama JIhandak
adalah
pengetahuan Alkap selam dan Alsus Jihandak,Teknik menyelam (LKK),Teknik
Deteksi dan Identifikasi dan Teknik JIhandak Bawah Air.Sedangkan materi
latihan untuk Siswa Kursus Tamtama Destruksi adalah pengetahuan Alkap
Selam,Teknik Menyelam (LKK), Teknik Selam Perairan Terbuka, Teknik
pengintaian Medan Bawah Air dan Teknik Demolisi Bawah Air Secara umum
latihan dapat berjalan dengan lancar serta dapat mencapai tujuan dan
sasaran yang telah ditetapkan . Disamping itu para pelatih dan
penyelenggara latihan terutama para Bintara dan Tamtama Siswa sebagai
pelaku latihan mendapatkan suntikan moril yang tinggi dengan adanya
kunjungan Komandan Kodiklat TNI AD beserta rombongan ke daerah latihan.
BADAN NASIONAL PENANGGULANAGAN TERORISME (BNPT) MENGGELAR LATIHAN
SOP PENANGGULANGAN KRISIS AKIBAT SERANGAN TERORISME DI PUSDIKZI

PAMOPS
Aktifitas personel Pusdikzi Kodiklat TNI AD seperti biasa sesuai
dengan jadwal kegiatan organik Hari Rabu tanggal 21 Desember 2011,
tiba-tiba terdengar beberapa kali ledakan dan terlibat bola api
membumbung keangkasa pada sebuah bus Damri yang mengakibatkan korban
manusia,kerusakan komponen bangunan dan lingkungan disekitar lapangan
wira yudha Mako Pusdikzi Kodiklat TNI AD di Jl.Jendral Sudirman no.35
Bogor pada pukul 10:30 wib,setelah bunyi ledakan tersebut terlihat
beberapa unit instansi berlalu lalang dengan perlengkapan
masing-masing untuk melaksanakan evakuasi dan detiksi akibat ledakan
tersebut dan ternyata itu merupakan rangkaian skenario Demonstrasi
penanggulangan krisis akibat serangan terorisme yang dilaksanakan
oleh BNPT bekerjasama dengan pusdikzi Kodiklat TNI AD
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT )melakukan ujicoba SOP
yang pertama berupa penanggulangan krisis akibat serangan terorisme
khususnya pada skenario simulasi serangan teror bom yang melibatkan
Puslabfor Polri,DVI Polri, Densus 88 Anti Teror Polri, Jibom Gegana
Polri,Inafis Polri, Kementerian Kesehatan RI, Batan, Basarnas, Kizi
Nubika TNI, Dinas pemadam kebakaran, Satpol PP dan kepolisian wilayah.
Sedangkan ketertiban Pusdikzi Kodiklat TNI AD adalah membuat simulasi
ledakan BOM didalam bus yang berisi atlet SEAGAMES yang meledak
didepan polres jakarta Barat, pemilihan tempat dan personil Pusdikzi
Kodiklat TNI AD dalam penyelenggaraan latihan ini dikarenakan tempat
dan kemampuan personal Pusdikzi dinilai oleh BNPT yang paling sesuai
mengingat latihan gabungan ini baru pertama kali dilakukan.
Latar belakang/back drop yang menggambarkan tempat kejadian perkara
(TKP)adalah konstruksi simulasi kantor polres Jakarta Barat, kantor
kejaksaandan kantor pengadilan yang dibangun dilapangan Wirayudha
Pusdikzi,korban atlet SEAGAMES didalam bus damri menggunakan
boneka/manuquin,sedangkan pelaku BOM bunuh diri disimulasikan dengan
seekor kambing didalam bus yang membawa ransel berisi BOM dengan
penyala Hand Phone. Dimana DNA kambing akan menjadi objek
penyelidikan tim DVI polri,sedangkan ledakan didalambus menggunakan
teknik peledakan FOUGHESS yang menimbulkan efek bakar.
Untuk memeriahkan acara tersebut atas inisiatif Komandan Pusat
Pendidikan Zeni kolonel Czi Widagdo Hendro S, Pusdikzi menampilan
display Drum Band yang diwakili oleh prajurit Kidemlat Pusdikzi
Kodiklat TNI AD dengan penatarama Serda Ewin Maulana dan Serda Norman,
dan untuk membuat suasana menjadi lebih humanis pada akhir acara
ditampilkan antraksi budaya REOG PONOROGO binaan Pusdikzi.
PUSDIKZI KODIKLAT TNI AD MELAKSANAKAN PENGHIJAUAN
PAMOPS
Pemanasan Global yang akan mengancam keselamatan bumi akhir-akhir
ini marak diperbincangkan oleh seluruh penjuru dunia dan itu merupakan
permasalahan yang sangat kompleks bagi kehidupan manusia, Bangsa
Indonesia bertekad bulat untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan
salah satu cara diantaranya penanaman pohon.TNI dalam hal ini Pusdikzi
Kodiklat TNI AD merupakan bagian Elemen Bangsa Indonesia bertekad turut
andil dalam menyukseskan program tersebut, Ditengah kesibukannya
Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kolonel Czi Widagdo Hendro S. Mengajak
segenap personel dan keluarganya untuk menanam Pohon di sekitar Rumah
( lahan kosong ).Pada Kesempatan yang berbeda tepatnya Kamis tanggal
8 Desember 2011 seluruh personel Pusdikzi Kodiklat TNI AD dan Warga
Sekitar melaksanakan penanaman seribu Pohon tepatnya di lahan kosong
Cihideng Kabupaten Bogor Jabar hal itu dapat mengurangi pemanasan
Global(Global Warming)yang akan mengancam keselamatan bumi dan
sekaligus menghijaukan kembali alam yang belakangan semakin hilang
hijaunya.Pada kesempatan yang sama Komandan Pusat Pendidikan Zeni juga
Menyampaikan kegiatan tanam pohon kali ini merupakan kegiatan dalam
rangka memperingati HUT Kodiklat TNI AD ke 17.
PENDIDIKAN SISWA SUPERVISI DEPKONBANG PUSDIKZI KODIKLAT TNI AD

( Artikel by : Letkol Czi Darmainus Kongres )
Sejalan dengan era informasi dalam dunia global ini, pendidikan
merupakan sarana yang sangat strategis dalam melestarikan sistem nilai
yang berkembang dalam kehidupan. Kondisi tersebut tidak dapat dielakkan
bahwa dalam proses pendidikan khususnya yang berkaitan dengan Konstruksi
bangunan tidak hanya pengetahuan peserta didik yang perlu diberikan
namun pemahaman peserta didik perlu mendapat perhatian yang serius,
mengingat perkembangan informasi dan kehadiran tekhnologi yang semakin
canggih.
selengkapnya....
SISWA DIKMATA TNI AD CABZI GEL II THP II TA. 2011
MELAKSANAKAN PRAKTEK KONTRUKSI DI PMPP
OLEH SATDIKTA
Salah satu fungsi Zeni TNI Angkatan Darat adalah kontruksi , yaitu
menyelenggarakan segala usaha, pekerjaan, dan kegiatan yang berkaitan
dengan pembuatan, perbaikan dan pemeliharaan bangunan militer/non
militer berupa kontruksi tempur dan kontruksi non tempur.Pusdikzi
Kodiklat TNI AD sebagai salah satu lembaga Pendidikan TNI AD
menyelenggarakan operasional Pendidikan Pertama Tamtama Kecabangan Zeni.
Yang mana salah satu tujuan pendidikan adalah mengembangkan kemampuan
pengetahuan dan ketrampilan dasar kecabangan bagi Tamtama Zeni TNI AD.
selengkapnya....
ORGANIK PUSDIKZI MELAKSANAKAN NAVIGASI DARAT DALAM KEGIATAN
MINGGU MILITER BULAN OKTOBER 2011
OLEH PAMOPS
Pada kegiatan Minggu Militer kali ini seluruh organik Pusdikzi dibawa
ke Ketinggian PR.Wangun ,setelah melaksanakan orientasi Peta dan Medan
menggunakan kompas, mereka melaksanakan Jalan peta menuju sasaran
berikutnya di daerah Palasari di lereng Gunung Salak.dari sasaran
Palasari dilanjutkan dengan Jalan Kompas menuju Hutan Jati Cijeruk yang
harus melalui Jurang,Tebing yang curam,sungai berbatu dan rumpun bambu
yang berbahaya.
selengkapnya....
PASUKAN PARADE DAN DEFILE PUSDIKZI MEMPERTAHANKAN PENAMPILAN JUARA
OLEH PAMOPS
Pasukan Parade dan Defile Pusdikzi (Juara I dalam acara sertijab
Dankodiklat dari Letjen Budiman kepada Mayjen Marciano Norman pada
bulan April yang lalu)ternyata mampu mempertahankan penampilan Juara
pada acara Sertijab Dankodiklat dari Letjen Marciano Norman kepada
Mayjen Gatot Nurmantyo pada tanggal 21 Oktober 2011, Pasukan kali ini
dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kol.Czi.Widagdo
Hendro S. Meskipun penampilan kali ini menurut penilaian juri hanya
menduduki Juara II,tapi Pasukan kita telah menampilkan yang terbaik
sebagai penampilan Juara, bukan cari Juara I motto kami, tetapi
"BERPIKIR,BERSIKAP DAN BERTINDAK TERBAIK BAGI NEGARA DAN BANGSA" .
PENUH HARU, KEGIATAN BAKTI SOSIAL PEMASANGAN KAKI PALSU
DALAM RANGKA HUT KE-66 ZENI AD DI PUSDIKZI
OLEH PAMOPS
Kegiatan bakti sosial pemasangan kaki palsu (19/10/2011) berlangsung
dengan penuh rasa haru. Acara ini dihadiri oleh Wakil Dirziad
Kolonel Czi Satriomedi,Danrem 061/SK Kolonel kav Kustanto,Tim Kick Andy
Bpk Ali Sadikin dan Mas Sugeng sang inspirator dan pembuat kaki palsu.
Pada kesempatan itu Danpusdikzi dalam amanatnya menampilkan film
motivasi yang sebenarnya sudah sering kita lihat,tetapi pada event yang
tepat saat itu mampu menyadarkan kita dan sebagian undangan tersentuh
dengan rasa haru,Acara pemasangan kaki palsu itu mampu menghadirkan 36
saudara kita yang harus kita bantu atas kerjasama dengan Korem
061/SK,Danpusdikzi juga menyampaikan apresiasinya kepada aparat wilayah
atas kepeduliannya kepada masyarakat,Tim Kick Andy serta Mas Sugeng
yang bekerja tanpa pamrih
GERAK JALAN WARGA ZENI DI KEBUN RAYA BOGOR
MENYAMBUT HUT KE-66 ZENI AD
OLEH PAMOPS
Sejak jam 5.00 subuh(7/10/2011)sudah terlihat aktivitas warga zeni yang
berada diwilayah Jabodetabek berdatangan untuk melaksanakan kegiatan
Gerak Jalan Santai dan menikmati keindahan Kebun Raya bogor. Panggung
dan Tenda megah menyambut kedatangan mereka didukung Sound System
terbaik di Kota Bogor.Acara kekeluargaan ini dihadiri pula Oleh Kasum
TNI Waaslog,pejabat lain serta para sesepuh yang merupakan warga Zeni.
selengkapnya....
Khidmat, HUT TNI ke 66 di Bogor
oleh :Bogorkota.go.id
Rabu, 05 Oktober 2011
Peringatan Hari Ulang Tahun(HUT)ke-66 Tentara Nasional Indonesia (TNI)
di wilayah Korem 061/SK dipusatkan di Lapangan Sempur Bogor,
Rabu(5/10/2011) dalam upacara yang dipimpin Inspektur Upacara Komandan
Pusdiklat Intelstrat Kodiklat TNI Brigjen TNI Herry Ramlan Jauhari.
Sedangkan bertindak selaku Komandan Upacara dan Mayor Czi Bima.Upacara
berlangsung tertib dan khidmat. Panglima TNI Laksamana
TNI Agus Suhartono, SE dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur
Upacara antara lain mengatakan TNI lahir dari pangkuan rakyat ditengah
kancah perjuangan menegakkan kedaulatan bangsa dan negara, karena itu,
TNI adalah Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional.
selengkapnya....
KETIKA PUSDIKZI MENGOLAH SAMPAH RUMAH TANGGA
oleh :Radar-Bogor.co.id
Pelaksanaan 3R di TPS asrama Pusdikzi Lawanggintung diyakini Komandan
Pusdikzi,Kolonel Widagdo dapat mengurangi emisi gas metana(CH4 )dan zat
gas rumah kaca(GRK). Dua zat itu dapat merusak lapisan ozon, 21 kali
lebih jahat dibandingkan karbondioksida (CO2). Dikatakannya, pemilahan
sampah merupakan kunci nyata dalam program 3R.Namun pelaksanaannya
belum menjadi budaya dan kebiasaan masyarakat Indonesia. Salah satu
kendalanya warga tidak terbiasa memilah sampah.
selengkapnya....
PUSDIKZI MENYELENGGARAKAN DISKUSI KETAHANAN PANGAN DAN
BUKA PUASA BERSAMA KOMANDAN KODIKLAT TNI AD
OLEH PAMOPS
Pusdikzi menyelenggarakan kegiatan Kodiklat TNI AD dalam diskusi
Ketahanan Pangan bersama Linkers IPB pada tanggal 19 Agustus 2011.
Kegiatan ini semula merupakan kegiatan intern Kodiklat TNI AD dipimpin
langsung oleh Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Marciano Norman,
tetapi pada Jam J-2 yaitu pukul 11.00, panitia menerima informasi bahwa
kegiatan ini menarik perhatian Pimpinan di SUAD bahkan akan turut hadir
diacara tersebut Wakasad,Asrena Kasad dan Aster Kasad atas seijin Kasad.
selengkapnya....
TEAM SELAM PUSDIKZI MENGIKUTI KEJUARAAN INTERNASIONAL UNDERWATER
PHOTOGRAPHY PADA KEGIATAN SAIL WAKATOBI
OLEH TIM SELAM PUSDIKZI
Dua orang personel Pusdikzi atas nama Serka Hadid Suherman dan Serka
Agus Hamdan mewakili Kota Bogor mengikuti Kejuaraan Internasional
Underwater Photography dan Kejuaraan Nasional Orientasi Bawah Air.
Keduanya tergabung dalam team selam Kota Bogor dibawah POSSI Kota Bogor.
Kejuaraan Internasional Underwater Photography diikuti oleh 10 negara
seperti Canada, Belanda,Switzerland,Hongkong,China, Australia, Thailand,
Singapura, Malaysia dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah.
selengkapnya....
REOG PONOROGO DAN BARONGSAI RAMAIKAN UPACARA PENUTUPAN PENDIDIKAN
PERTAMA BINTARA PK TAHAP II GEL 2 T.A.2010 (OV) DI PUSDIKZI
OLEH PAMOPS
Penampilan Tim Barongsai menyambut kedatangan para tamu undangan
termasuk diantaranya Wakil Direktur Zeni TNI AD,Kolonel Czi Satrio Medi
Sampurno dan para pejabat TNI/Polri di wilayah Bogor serta para orang
tua siswa mengawali rangkaian Upacara Penutupan Dikmaba PK Tahap II T.A
2010(ov)pada hari sabtu tanggal 30 Juli 2011, Upacara yang dilaksanakan
di Lapangan Wira Yudha Pusdikzi tersebut menutup kegiatan pendidikan
229 para mantan siswa yang dilaksanakan selama 4 bulan
selengkapnya....
ORGANIK PUSDIKZI MELAKSANAKAN RENANG MILITER DALAM
KEGIATAN MINGGU MILITER BULAN JULI
OLEH PAMOPS
Dalam kegiatan minggu militer Bulan ini salah satu kegiatannya adalah
melaksanakan Renang Militer di kolam renang Mila Kencana Bogor yang
dilaksanakan pada hari rabu tanggal 27 Juli 2011, kegiatan diharapkan
dilaksanakan oleh seluruh organik Pusdikzi seperti yang diperintahkan
oleh Komandan Pusdikzi,dimana dalam kegiatan tersebut Komandan Pusdikzi
juga turun langsung melaksanakan renang militer meskipun kondisi kolam
renang Mila Kencana dalam keadaan yang kurang bersih.
selengkapnya....
DEMONSTRASI SISWA DIKMATA TAHAP II GEL 2 T.A.2010 (OV)
oleh Pamops
Pagi hari pukul 09.30 terlihat 1 regu pasukan mengendap mendekati
sebuah rumah tingkat 3, mereka langsung melaksanakan pengamanan
disekitar rumah,beberapa saat kemudian satu kelompok mendekati pintu
masuk rumah yang ternyata terkunci, komandan kelompok tersebut memberi
suatu isyarat tangan dan seorang prajurit maju membawa alat khusus yang
dikenal dengan explosive door breaching (inovasi pusdikzi) mendekati
pintu dan tidak berapa lama terdengar ledakan kecil disusul pintu yang
terbuka dengan paksa. kelompok yang pertama segera memasuki dan
memeriksa kedalam gedung, ternyata didalam gedung terdapat bomb rakitan
sehingga kelompok pemeriksa kembali keluar dan melaporkan kepada Danru.
tidak berapa lama terlihat 2 orang prajurit dengan berpakaian body
armour memasuki gedung dan memasang alat disruptor, setelah alat
terpasang kemudian terdengar aba-aba "berlindung 3..2...1...fire in the
hole.." dan bleerrr!!!
selengkapnya....
OLAH RAGA BERSAMA TNI POLRI DI SENTUL
oleh : PAMOPS
Jumat pagi yang cerah tanggal 15 Juli 2011,ditaman Budaya Sentul
terlihat kegembiraan dalam kebersamaan personil TNI Polri wilayah Korem
dan Polwil Bogor, Peserta dari Pusdikzi terdiri dari 20 orang dipimpin
oleh Kasipamops Mayor czi Cosmas MD, mewakili Danpusdikzi yang tidak
bisa hadir karena mendampingi Kunjungan Tamu dari Dirziad.Acara Olah
Raga bersama kali ini diselenggarakan secara meriah oleh Polres Bogor
selaku Panitia Penyelenggara
selengkapnya....
KEGIATAN OUT BOND DAN PESANTREN KILAT BAGI ANAK DAN REMAJA
ASRAMA PUSDIKZI DALAM RANGKA MENGISI LIBURAN SEKOLAH TA 2011
oleh Pamops
Dalam rangka mengisi liburan sekolah TA 2011 ini, Asrama Pusdikzi
Kodiklat TNI AD yang dipimpin oleh Komandan Pusdikzi Kolonel Czi
Widagdo Hendro S.Menyelenggarakan acara Pesantren Kilat dan Kegiatan
Out Bond bagi anak-anak dan Remaja usia sekolah,yang diikuti oleh
sebagian besar anak-anak dan Remaja Pusdikzi yang tinggal di Asrama
Lawanggintung Bogor.
selengkapnya....
SISWA DIKMATA KECABANGAN ZENI MELAKSANAKAN HANMARS
oleh : SATDIKTA
Salah satu program pembinaan/ketangkasan jasmani dalam mengikuti
Pendidikan Pertama Tamtama adalah Evaluasi Hanmars. Disamping Untuk
menguji kemampuan fisik dan mental para Siswa Dikmata, diharapkan
setelah lulus dari pendidikan mempunyai fisik dan mental yang baik
sehingga siap memasuki satuan yang ada dijajaran ZENI AD.
selengkapnya....
VIAGRA DANPUSDIKZI JOSS
Oleh : Kolonel Czi Widagdo H.S.
Viagra
Seorang pemimpin selayaknya menerapkan berbagai strategi dan jurus
tertentu dalam mengemban amanah yang dipikulnya. Diantaranya adalah
kreatifitas dan inovasi yang mutlak digunakan dalam proses membangun,
mengorganisir, mengarahkan, menuntun dan mengendalikan organisasi.
Sehingga akan mendapatkan hasil yang gilang gemilang pada pelaksanaan
tugasnya. Sebagai Danpusdikzi saya akan menggunakan jurus pamungkas
berupa Viagra guna menghasilkan sumber daya manusia prajurit Zeni yang
handal.
selengkapnya....
KOMANDAN PUSAT PENDIDIKAN ZENI MEMBUKA
LATIHAN POS KOMANDO SEKOLAH DIKLAPA I ZENI
oleh : Siopsdik Pusdikzi
Komandan Pusat Pendidikan Zeni,Kolonel Czi Widagdo Hendro S. secara
resmi membuka Latihan Pos Komando Sekolah pada Pendidikan Lanjutan
Perwira I Kecabangan Zeni yang diselenggarakan pada hari
Kamis,12 Mei 2011 bertempat di Aula Sudirman Pusdikzi Kodiklat TNI AD.
selengkapnya....
SERTIJAB KOMANDAN PUSAT PENDIDIKAN ZENI KODIKLAT TNI AD
Oleh : Pamops
Serah terima Jabatan Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kodiklat TNI AD
telah dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 23 April 2011. Selaku Irup
adalah Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Budiman.Selain Serah Terima
Jabatan Komandan Pusat Pendidikan Zeni (Danpusdikzi) dari Kolonel Czi
Adi Sudaryanto kepada Kolonel Czi Widagdo Hendro Sukoco,
selengkapnya....
DANPUSDIKZI IRUP UPACARA BENDERA TUJUHBELASAN GABUNGAN TNI,
POLRI DAN PEMDA
Oleh : Pamops
21-Apr-2011, 08:18:03 WIB
Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kolonel Czi Adi Sudaryanto,S.IP.,sebagai
Irup pada Upacara Bendera Tujuhbelasan gabungan, yangdilaksanakan oleh
TNI, Polri dan Pemerintah Bogor, baik Pemkot maupun Pemkab, di lapangan
upacara Satuan II Pelopor di Bogor,pada hari Senin,
selengkapnya....
SILATURAHMI DANPUSDIKZI DENGAN WARGA SEKITAR MAKO PUSDIKZI
Oleh : Pamops
18-Jan-2011, 11:54:50 WIB
Kegiatan pembinaan teritorial terbatas di lingkungan TNI AD merupakan
perwujudan pengabdian TNI AD kepada Bangsa dan Negara dengan bentuk
kegiatan yang dilaksanakan oleh Prajurit TNI bersama Rakyat dalam
membantu kesulitan dan meningkatkan taraf hidup Rakyat,Binter Terbatas
merupakan wujud nyata
selengkapnya....
DANPUSDIKZI KODIKLAT TNI AD TUTUP LATIHAN GELADI POSKO I
SEKOLAH PASIS DIKLAPA I CABZI TA. 2010 MELALUI TELECONFERENCE
Oleh : Opsdik
02-Dec-2010, 08:05:47 WIB
Sebagai puncak dari kegiatan operasional pendidikan dan dalam rangka
mengukur sejauh mana penyerapan ilmu PHKS oleh Pasis Diklapa I Cabzi
TA. 2010, maka dari tanggal 24 s.d. 26 Nopember 2010, Pusdikzi
melaksanakan Glapos I Sekolah.
selengkapnya....
TNI AD dan US ARMY Gelar Latihan Bersama Garuda Shield-05/2011
di Pusdikzi, Kodiklat TNI-AD.
Oleh : Dandatsikpa Pusdikzi Kodiklat TNI AD
10-Juni-2011, 00:09:00 WIB
Peacekeeping is not only Soldier Job but Only Soldier can do it.
Ungkapan tersebut sering kali terdengar di kalangan peacekeeper saat
mereka melaksanakan misi.Hal tersebut menjadi suatu syarat mutlak
bahwa menjadi seorang peacekeeper harus senantiasa bertindak
professional dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.Guna
menunjang hal tersebut maka TNI AD bekerja sama dengan USARPAC
menyelenggarakan latihan bersama bertempat di Pusdikzi Kodiklat
TNI AD dengan nama latihan GARUDA SHIELD-05.
selengkapnya....
| Home |Profil |Pendidikan Pa |Pendidikan Ba |Pendidikan Ta |
Gallery |Referensi |Artikel |Guest |